Serie A Liga Italia

Tijjani Reijnders Mode AC Milan Bikin Bangga Indonesia, Sepeti Apotek Tutup, Nggak Ada Obat!

Ya performa pemain yang disebut Tiji ini bikin bangga nama Indonesia. Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu bahkan mendapat suport dari AC Milan

Editor: Samsul Arifin
Instagram AC Milan
Tijjani Reijnders tampil apik saat debut di AC Milan lawan Bologna di Serie A Liga Italia 

Tijjani Reijnders Mode AC Milan Bikin Bangga Indonesia, Ngeri Nggak Ada Obat!

TRIBUNMADURA.COM - Pemain keturunan Indonesia Tijjani Reijnders mode AC Milan seperti apotek tutup, Nggak Ada Obat.

Ya performa pemain yang disebut Tiji ini bikin bangga nama Indonesia.

Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu bahkan mendapat suport dari seluruh rekan di AC Milan.

Menurut situs web Serie A, Reijnders berada di urutan ketiga untuk jarak tempuh terbanyak yang ditempuh oleh seorang pemain di awal musim ini, dengan rata-rata 12,5 km per pertandingan.

Ia hanya kalah dari Ylber Ramadani (Lecce, 12.8km) dan Nicolas Haas (Empoli, 13km).

Baca juga: Nonton Siaran Langsung Inter Milan Vs AC Milan 23.00 WIB di BeIN Sports, Striker Nerrazzuri Psywar

Informasi lengkap dan menarik Liga Italia lainnya hanya di GoogleNews TribunMadura.com

Reijnders diperkirakan akan bermain sejak menit awal pada laga AC Milan melawan Inter Milan.

Pemain berusia 25 tahun ini akan memainkan peran penting dalam laga yang diperkirakan akan berlangsung dengan intensitas tinggi, yang membutuhkan transisi cepat antara pertahanan dan penyerangan, begitu pula sebaliknya.

Di sisi lain, AC Milan telah mengawali musim ini dengan impresif.

Memenangkan tiga pertandingan dan mencetak delapan gol.

Baca juga: Kabar Terkini Striker Inter Milan Alexis Sanchez, Sempat Alami Anemia saat Baru Tiba

Baca juga: Juventus Masih Butuh Pemain Baru, Bidik Talenta Muda Argentina Ini Sosoknya

Baca juga: Keputusan Berat Stefano Pioli Jelang Inter Milan Vs AC Milan, Nasib Pulisic Kini Dipertimbangkan

Tim ini jelas telah meningkatkan efisiensi mereka dibandingkan musim lalu.

Banyak yang mengingat perjuangan AC Milan untuk mencetak gol tahun lalu.

Mereka sangat mahir di depan gawang.

Mereka tidak hanya menciptakan sedikit peluang, namun juga gagal mengkonversi banyak peluang tersebut.

Sebaliknya, musim ini telah menjadi cerita yang berbeda bagi Rossoneri.

Bersama Inter Milan, AC Milan telah mencetak gol terbanyak di liga sejauh ini (8).

Namun, ada perbedaan krusial antara kedua tim asal Milan ini.

Nerazzurri telah melepaskan 60 tembakan, sesuai dengan data dari situs web Serie A.

Sementara Rossoneri hanya melepaskan 35 tembakan.

Hal ini menempatkan Inter Milan di posisi kedua dalam hal jumlah tembakan, sementara AC Milan berada di posisi kesepuluh.

Dengan kata lain, tim asuhan Stefano Pioli jauh lebih efektif dibandingkan dengan lawan mereka, dan ini merupakan salah satu dari beberapa anomali statistik menjelang laga derbi.

 

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved