Berita Bangkalan
Masih Berseragam, Pj Bupati Bangkalan Bertemu Para Kiai hingga Dini Hari: Niat Mengaji
Fokus anggota keluarga besar Bani Syaikhona Cholil sedikit terganggu ketika ponsel milik KH Imam Buchori Cholil berdering, Senin (16/10/2023).
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Fokus anggota keluarga besar Bani Syaikhona Cholil sedikit terganggu ketika ponsel milik KH Imam Buchori Cholil berdering, Senin (16/10/2023).
Di tengah para masyayikh dzuriyah Syaikhona Cholil, Kiai Imam menerima kabar bahwa Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie sebentar lagi datang di kediamannya, Ponpes Ibnu Cholil di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kota Bangkalan.
Malam itu, jam dinding di sudut ruang tamu utama kediaman Kiai Imam telah menunjukkan pukul 22.00 WIB.
Tidak terhitung sudah berapa kali Kiai Imam bersama KH Syafik A Rofii menoleh ke halaman rumah begitu terdengar suara mobil memasuki area ponpes.
Dalam kesempatan tersebut, hadir KH Mondir A Rofii, KH Imron Fatah, KH Dimyati, KH Hasbullah Muhtarom, KH Ahmad bib Zuber, KH Hasan Iroqi, hingga KH Makki Nasir, dan sejumlah kyai muda dari keluarga Bani Cholil.
Di tengah keheningan suasana malam, Arief M Edie sekitar pukul 22.15 WIB tiba-tiba muncul di depan teras dengan suara lirih, Assalamu’alaikum.
Mobil dinasnya ternyata diparkir jauh di depan pintu masuk, ia didampingi dua ajudannya. Berseragam dinas lengkap, Arief melepas sepatu sebelum menaiki teras rumah Kiai Imam.
Baca juga: Dukungan Penuh Keluarga Bani Cholil ke Pj Bupati Bangkalan: Jangan Didemo, Baru Setengah Bulan
KH Makki Nasir mengungkapkan, kesan dari keluarga besar Bani Cholil terhadap sosok Arief adalah pribadi yang tawaddu’, tidak menonjolkan latar belakang sebagai Pj Bupati atas perintah pemerintah pusat.
Bahkan di hadapan para masyayikh dzuriyah Syaikhona Cholil, Arief sempat bercerita tentang pesan dari keluarga besarnya bahwa dirinya hadir di Kabupaten Bangkalan harus dengan niatan mengaji.
“Artinya, ini sudah menjadi dasar yang sangat bagus karena kita hidup ini kan untuk mengaji, belajar dan belajar untuk menjadi lebih baik. Dengan pengetahuan dan potensi beliau yang tidak diragukan lagi, apalagi niat mengaji dengan Mbah Kholil, ini hal yang bagus,” ungkap Kiai Makki usai menemui Pj Bupati Arief.
Kyai Makki mengucapkan terima kasih dan mendukung penuh kepada Arief selaku Pj Bupati Bangkalan dalam upaya melakukan pembenahan birokrasi hingga membentuk teknokrasi-teknokrasi di segala bidang.
Khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangkalan yang mulai berjalan dengan bagus.
“Keluarga besar Bani Cholil secara moral mendukung, supaya konsentrasi kinerja beliau tidak terpecah. Pak Pj itu kan orang luar, kita seharusnya berterima kasih karena meski bukan putra daerah tetapi semangat dan komitmennya untuk membangun birokrasi yang bagus adalah keuntungan bagi masyarakat Bangkalan,” pungkas Ketua MUI Bangkalan itu.
Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edi mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih bahwa keluarga besar Bani Syaikhona Kholil terutama segenap lapisan warga masyarakat memberikan dukungan untuk proses perbaikan di Bangkalan.
“Berseragam dinas sampai larut malam sudah biasa, saat saya dulu berdinas di kecamatan sampai malam-malam juga. Kebetulan hari ini full sekali, pagi ke Kantor BPK, balik kantor menerima aspirasi masyarakat, lanjut ada teman-teman dari mahasiswa UTM, rapat anggaran bersama pimpinan dewan hingga pukul sekitar 9 malam dan langsung ke sini,” ungkap Arief yang meninggalkan kediaman Kyai Imam pada pukul 00.05 WIB.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Pj-Bupati-Bangkalan-Arief-M-Edie-berseragam-dinas-bersilaturahmi.jpg)