Berita Viral
Pilu Bocah Kehilangan Tangan Gegara Membusuk, Ternyata Patah Tulang Dibiarkan, 'Tak Mampu Berobat'
Tak punya uang berobat, patah tulang yang dialami bocah ini dibiarkan begitu saja. Alhasil, lukanya sampai membusuk sehingga kemungkinan diamputasi.
Penulis: Olga Mardianita Afifa | Editor: Mardianita Olga
TRIBUNMADURA.COM - Keterbatasan finansial menimbulkan korban lagi.
Kali ini, tangan seorang bocah terpaksa dikorbankan.
Bocah tersebut sempat patah tulang, namun dibiarkan begitu saja lantaran tak ada biaya berobat.
Luka yang dimiliki sang bocah bahkan menghitam dan membusuk saking lamanya tak diobati.
Berkat hal tersebut, tangan bocah ini sangat mungkin diamputasi.
Kisah pilu bocah tersebut lantas dibicarakan banyak orang sampai-sampai viral di media sosial.
Salah satu akun Instagram yang mengangkat kisah ini adalah @sedangrame.
Baca juga: Dulu Aktor Tenar Sebagai Tuyul, Kini Pilih Hijrah & Berhenti Akting, 7 Tahun Jadi Bapak Kos-kosan
Melansir dari TribunJabar.id, Senin (30/10/2023), bocah ini bernama Rachman (7) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Unggahan viral ini menunjukkan kondisi luka Rahman yang sudah parah.
Jari dan telapak tangan Rahman menghitam.
Bahkan pergelangan tangan hingga siku tangan kanan Rahman juga mengalami pembusukan.
Tulang tangan Rahman pun sampai terlihat.
Dalam keterangan pengunggah, tangan Rahman membusuk akibat dari patah tulang karena terjatuh.
Mirisnya kondisi Rahman yang patah tulang tersebut semakin memburuk karena sang ibu tak mampu membawanya berobat.
Diduga kondisi Rahman patah tulang hingga tangannya menghitam dan membusuk tersebut karena tak segera diobati.
Kini, Rahman pun harus siap kehilangan tangan kanannya tersebut.
Sehari-hari Rahman hanya bisa bertahan hidup bersama sang ibu.
Ayah dan ibunya sudah berpisah sehingga Rahman tinggal bersama ibunya.
Sementara itu, sang ibu bekerja sebagai buruh penjual kue.
Baca juga: Nasib Akhir Siswa yang Ajak Guru Gelut, Merengek Dikeluarkan Sekolah, Ternyata Sudah Berkali-kali
Karena kondisi ekonomi yang sulit, membuat Rahman hanya dirawat seadanya di rumah.
Ia hanya bisa terbaring di rumahnya sembari menahan kesakitan dan ketidaknyaman selama berbulan-bulan lamanya.
Kondisi tersebut akhirnya membuat tangannya yang patah tersebut semakin memburuk.
Pengunggah meminta bantuan kepada warganet untuk berdonasi guna membantu pengobatan bocah SD asal Mamuju, Sulawesi Barat tersebut.
Kini, kisah Rahman yang harus kehilangan tangan kanannya itu mendapat perhatian dari warganet.
Tak sedikit warganet pun yang merasa iba atas nasib dan penderitaan yang dialami bocah tersebut.
“Anak-anak yang seperti ini yang harusnya dapat perlindungan,bukan anak2 yg sudah tau salah mencelakai orang malah dilindungi.”
“Bikin open donate di aplikasi kita bisa aja min, biar lebih aman. Soal uang mah sensitif.”
“Semoga ada orang baik yang membantu.”
“Kenapa sih sampai telat kek gitu. Bu, kenapa gak usaha ke desa, ke puskesmas, ke mana aja lah supaya gak cacat akhirnya”
“Tetangganya ke mana, aparat desa setempat ke mana,” tulis beragam komentar warganet.
Nasib pilu yang dialami bocah lainnya terjadi di Gresik, Jawa Timur.
Kisah bocah SD ini sampai viral di media sosial dan menarik perhatian berbagai pihak.
Bocah perempuan ini mengalami perundungan sampai-sampai mengalami kebutaan.
Baca juga: Anindhira dan Corraina, Siswi Al Hikmah Surabaya Menjadi Juara 2 S2LC Tingkat SMP/MTs

Ya, dia adalah SA (8), siswi kelas 2 SD di Gresik mengalami kebutaan seusai dicolok tusuk pentol.
Ternyata, SA sering dipalak di sekolah sehingga mengalami trauma bahkan ingin pindah sekolah.
Samsul Arif (36) ayah korban, mengaku anaknya setiap hari membawa uang saku Rp 10 ribu setiap berangkat sekolah.
Namun, saat berada di sekolah, dia ternyata dipalak oleh pelaku.
"Uangnya sering diminta paksa pelaku, pulang sekolah tidak ada sisa," kata Samsul, Sabtu (16/9/2023).
Akibatnya SA tidak dapat jajan di sekolah karena uangnya dipalak oleh pelaku.
Hingga akhirnya pada 7 Agustus lalu, SA tidak memberikan uang jajannya.
Lalu dia dipaksa oleh pelaku dan dibawa ke lorong.
Di sana SA menutup mata pakai tangan, lalu ditusuk-tusuk pakai lidi pentol hingga berdarah.
Baca juga: Nasib Siswi Magang usai Dihardik Seleb TikTok Probolinggo, Sempat Trauma Dua Hari, Menangis
Hingga akhirnya dinyatakan buta saat dirujuk ke RS Dr Soetomo Surabaya.
Sejak kejadian itu hingga sekarang, kurang lebih satu bulan, anaknya tidak mau sekolah minta pindah.
"Tidak mau sekolah minta pindah tidak saya turutin karena permasalahan belum selesai. Nanti dikira menghindar. Anak saya tetap les," kata Samsul.
Sementara itu, kepala sekolah UPT SD 236 Gresik Umy Latifah enggan merespon usai ditemui di sekolah.
Umy langsung berjalan menghindari awak media.
"Saya punya hak untuk tidak berbicara," katanya singkat.
Unit PPA Satreskrim Polres Gresik bersama keluarga korban telah mendatangi lokasi kejadian dalam penyelidikan kasus ini.
Petugas mendatangi TKP yang menjadi saksi bisu korban mengalami kebutaan.
----
Berita Madura dan berita viral lainnya.
Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunMadura.com
viral di media sosial
bocah SD
patah tulang
Sulawesi Barat
TribunMadura.com
Tribun Madura
berita viral
Beda Dugaan Eks Kepala BIN dan Eks Wapres soal Dalang Demo di DPR: Antara Asing atau Kelakuan Dewan? |
![]() |
---|
Awalnya Khidmat, Pemakaman Affan Berubah Riuh Didatangi Kapolda Metro Jaya: Botol Beterbangan |
![]() |
---|
Niat Antar Orderan, Hidup Affan Kurniawan Berakhir Dilindas Mobil Rantis, Brimob: Maaf, Tak Sengaja |
![]() |
---|
Padahal Didatangi Rakyat Demo, Anggota DPR RI Malah Banyak 'Bolos', Formappi: Aneh Juga |
![]() |
---|
Nasib Radinal Pelaku Begal Payudara Tak Lagi Kerja di DPRD, Sudah Buat 4 Siswa Sumut Trauma |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.