Berita Sumenep
Fraksi PKB DPRD Sumenep Ingatkan Pemerintah Daerah Soal Banjir Musiman
Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sumenep mengingatkan pemerintah daerah untuk serius dalam mengatasi persoalan banjir di wilayah Kota Keris
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sumenep mengingatkan pemerintah daerah untuk serius dalam mengatasi persoalan banjir di wilayah Kota Keris.
Pasalnya, banjir di wilayah Sumenep seolah-olah menjadi permasalahan musiman. Setiap musim hujan datang, banjir menggenangi beberapa wilayah di Kabupaten Sumenep.
Lembaga legislatif itu pun tidak mau masyarakat Kabupaten Sumenep selalu menjadi korban banjir bila musim hujan datang. Salah satunya, air masuk ke pemukiman warga.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sumenep, M. Muhri mengingatkan dan mendesak Pemkab Sumenep bergerak lebih cepat sebelum situasi banjir pada musim hujan saat ini terjadi.
"Saya meminta upaya penanggulangan banjir di Sumenep ini dilakukan dengan maksimal. Sehingga meskipun hujan masih tetap turun, genangan air yang ada juga harus dapat dikendalikan. Maka banjir ini dapat teratasi dengan cepat," tegas M. Muhri pada TribunMadura.com, Jumat (17/11/2023).
Diketahui, hujan pertama di kota Sumenep pada Jumat (17/11/2023) sekitar pukul 10.30 - 12.00 WIB ini langsung terjadi banjir di sejumlah titik, salah satunya di Jl Dr. Cipto, Jl Raya Perumahan Bumi Sumekar dan Jl. Raya Adirasa Kolor Sumenep.
Baca juga: Diguyur Hujan Pertama Setelah Kemarau, Kota Sumenep Langsung Dikepung Banjir, Warga: Sudah Biasa
Terpantau sejumlah roda dua harus mendorong sepeda motornya karena banjir tersebut.
"Persoalan banjir ini harus menjadi perhatian serius pemerintah, untuk itu harus segera diciptakan sebuah terobosan yang kedepannya mampu mencegah bencana ini terulang - ulang setiap kali musim penghujan tiba," pintanya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengingatkan, proyek normalisasi sungai atau drainase itu segera rampung tepat waktu.
"Hujan dan banjir memang fenomena alam yang tidak bisa diprediksi, namun kan bisa diminimalisir," katanya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Ketua-Fraksi-PKB-DPRD-Kabupaten-Sumenep-M-Muhri.jpg)