Berita Terkini Magetan
Terbakar Cemburu, Pria Asal Ngawi Kalap Tabrak Dua Warga Magetan hingga Terluka Parah
Rasa emosi yang tak terkendali membuat seorang pria berinisial AN (28), warga Desa Sine, Kecamatan Kendal, Ngawi, melakukan penganiayaan berat.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Taufiq Rochman
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani
TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Rasa emosi yang tak terkendali membuat seorang pria berinisial AN (28), warga Desa Sine, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, melakukan penganiayaan berat terhadap dua korban, yaitu P (32) dan D (17), warga Kabupaten Magetan.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis, (11/1/2024), sekitar pukul 13.30 WIB.
Dirinya juga menjelaskan, P bertemu dengan seorang wanita sekaligus Istri AN berinisial S di Ringinagung, Kecamatan/Kabupaten Magetan.
Setelah bertemu, P pulang ke rumahnya.
Pada hari yang sama, lanjut AKP Kuncahyo, sekitar pukul 15.30 WIB, P bersama keponakannya D bertemu kembali dengan S di sekitar Taman Kota Bulukerto.
“Saat hendak meninggalkan lokasi, tiba-tiba AN datang mengendarai sepeda motor, lalu menabrak sambil menendang sepeda motor yang dikendarai P dan D,” jelasnya, Minggu (14/1/2024).
Akibat perbuatan tersebut, P dan D terjatuh dan mengalami luka-luka.
P mengalami patah tangan kanan dan patah paha kiri.
Sedangkan D menderita luka pada mulut, dan patah tulang bagian hidung.
“Keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah sembuh, korban pun melapor ke polisi,” tuturnya.
Tak butuh waktu lama setelah penyelidikan, hingga memeriksa saksi saksi, AN diamankan di rumahnya, Desa Jetak, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, tanpa melakukan perlawanan.
“Pelaku diduga melakukan penganiayaan karena cemburu kepada P yang dekat dengan istrinya S,” bebernya.
Kasus ini masih pendalaman lebih lanjut di Satreskrim Polres Magetan. Pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 351 ayat (2) KUHP.
"Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara," tandas AKP Budi Kuncahyo.
Ikuti berita seputar Magetan
| Wisata Telaga Sarangan Tetap Berjalan, Ruas Terdampak Longsor Ditutup |
|
|---|
| Longsor di Telaga Sarangan Sempat Seret Wisatawan, Sejumlah Motor Tercebur |
|
|---|
| Pelajar SMP di Magetan Curi Motor demi Susul sang Ibu di Surabaya |
|
|---|
| Kedai di Magetan Jadi Sasaran Pembobolan, Polisi Gelar Olah TKP |
|
|---|
| Buntut Main Hakim Sendiri ke Bocah Pencuri Velg, Pemilik Bengkel Jadi Tersangka Penganiayaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Pelaku-penganiayaan-di-Magetan-diamankan-pihak-kepolisian.jpg)