Berita Viral

‘Saya Tembak’ Bripda RAT Iseng Todong Senpi ke Teman, Ternyata Ada Peluru, Korban Kena di Dada Kiri

Iseng menodongkan pistol, Bripda RAT berakhir menekan pelatuk hingga menembak temannya. KOrban terkena di dada kiri.

Editor: Mardianita Olga
TribunnewsSultra.com
Seorang wanita tertembak peluru dari senjata api yang iseng ditodongkan Bripda RAT, Kamis (1/2/2024) dini hari. 

TRIBUNMADURA.COM - Oknum polisi iseng menodongkan pistol ke temannya.

Alhasil, dia tak sengaja menembak sampai dada kiri temannya terkena peluru.

Oknum polisi tersebut diketahui Bripda RAT.

Lantas, bagaimana nasib Bripda RAT dan kondisi temannya?

Simak kronologinya di bawah ini.

Baca juga: Nasib Wanita Mau ke Pasar Malah Kena Peluru Nyasar, Tak Sengaja Ditembakkan Polisi, Pipi Getar

Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunMadura.com

Ulah Bripda RAT, sosok oknum polisi di Sulawesi Tenggara (Sultra), yang memainkan pistol saat bersama teman wanita malah berujung petaka.

Aksinya membuat teman wanitanya berinisial IAM alias Irsa malah tertembak senjata api atau senpi genggam yang dimainkannya.

Peristiwa penembakan terjadi di dalam kamar, saat Bripda RAT dan IAM tengah berduaan, pada Kamis (01/02/2024) dinihari.

Penembakan terjadi disebuah rumah salah satu perumahan di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra.

Sementara, Bripda RAT adalah anggota Satuan Samapta Bhayangkara Kepolisian Resort Kolaka Timur atau Sat Samapta Polres Koltim.

Dari keterangan tertulis kepolisian diperoleh TribunnewsSultra.com, Jumat (02/04/2024), kronologi penembakan itu terungkap.

Demikian pula percakapan hingga kejadian antara Bripda RAT dan korban di dalam kamar rumah tersebut sebelum ditembak.

Saat berada dalam kamar, sang oknum polisi duduk saling berhadapan dengan korban di atas kasur.

Namun, Bripda RAT melihat senpi genggam dinas jenis Revolver S&W milik rekannya Brigadir Y.

Ulah Bripda RAT, sosok oknum polisi di Sulawesi Tenggara (Sultra), yang memainkan pistol saat bersama teman wanita malah berujung petaka. Aksinya membuat teman wanitanya berinisial IAM alias Irsa malah tertembak senjata api atau senpi genggam yang dimainkannya.
Ulah Bripda RAT, sosok oknum polisi di Sulawesi Tenggara (Sultra), yang memainkan pistol saat bersama teman wanita malah berujung petaka. Aksinya membuat teman wanitanya berinisial IAM alias Irsa malah tertembak senjata api atau senpi genggam yang dimainkannya. (TribunnewsSultra.com)

Senpi yang terbungkus holster atau sarung pistol tersebut berada di lantai.

Bripda RAT kemudian mengambil pistol tersebut, memainkan, sambil menodong korban.

“Saya tembakko, iyya saya tembbako!!!” kata sang oknum polisi tersebut dikutip dari keterangan tertulis kepolisian.

Korban menjawab, “jangan ko begitu ada pelurunya itu,” jelasnya.

Bripda RAT menyebut pistol yang dipegangnya tidak berisi peluru.

“Ah tidak ada pelurunya ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Bripda RAT menarik pelatuk pada senpi tersebut yang berujung petaka di tarikan pelatuk kedua.

Saat menarik pelatuk kedua kalinya, senpi tiba-tiba meletus dan mengenai korban pada bagian dada kiri.

Korban yang tertembak kemudian terbaring dan meminta tolong.

Bripda RAT bersama rekan-rekannya selanjutnya membawa korban ke RSUD Bahterahmas Kendari.

Korban dibawa menggunakan satu mobil untuk mendapatkan perawatan medis.

Tindakan operasi pun dilakukan terhadap korban di ruang bedah rumah sakit pada Kamis sekitar pukul 15.00 WITA.

Pascaoperasi korban berada di Ruang Laikawaraka Bedah RSUD Bahteramas dengan kondisi sadarkan diri dan lemas.

“Di situ masih terbaring,” kata salah seorang keluarga korban, pada Jumat (02/02/2024), sembari menunjuk arah ruangan perawatan.

Sementara, pelaku penembakan yakni Bripda RAT sudah diamankan di Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Bid Propam Polda Sultra).

“Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan propam,” jelas Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan.

Pengaruh Miras

Berdasarkan informasi, peristiwa penembakan berawal saat Bripda RAT bersama rekannya Brigadir Y ditugaskan membawa berkas ke Direktorat Pam Obvit Polda Sultra.

Keduanya tiba di Kota Kendari pada Selasa (30/01/2024) sekitar pukul 23.00 wita.

Brigadir Y dan Bripda RAT pun menginap di rumah salah seorang rekannya yang juga anggota kepolisian.

Rumah tersebut berlokasi disalah satu perumahan di kawasan Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Detik-detik oknum polisi Kolaka Timur (Koltim) tembak teman wanita di dalam kamar disalah satu rumah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Insiden penembakan tersebut dilakukan Bripda RAT, anggota Basat Samapta Kepolisian Resort atau Polres Koltim, Provinsi Sultra, pada Kamis (01/02/2024) dinihari. Korban yang ditembak di dalam kamar rumah yang berlokasi di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tersebut adalah sosok wanita berinisial IAM alias Irsa.
Detik-detik oknum polisi Kolaka Timur (Koltim) tembak teman wanita di dalam kamar disalah satu rumah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Insiden penembakan tersebut dilakukan Bripda RAT, anggota Basat Samapta Kepolisian Resort atau Polres Koltim, Provinsi Sultra, pada Kamis (01/02/2024) dinihari. Korban yang ditembak di dalam kamar rumah yang berlokasi di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tersebut adalah sosok wanita berinisial IAM alias Irsa. (kolase foto (handover))

Pada Rabu (31/01/2024) sekitar pukul 10.00 wita, Brigadir Y menuju Polda Sultra menyerahkan berkas, namun Bripda RAT tidak ikut.

Sekitar pukul 22.00 wita, Bripda RAT, Brigadir Y, pria A dan satu orang lainnya, melakukan miras sebanyak 2 botol di rumah tersebut.

Setelah IAM datang pada Kamis dinihari, Bripda RAT kemudian mengajaknya masuk ke dalam kamar.

Sementara rekan-rekannya berada di ruang tamu dan masih melakukan miras.

Hingga akhirnya peristiwa penembakan terhadap IAM di dalam kamar tersebut terjadi.

Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan, menyebut, pelaku dalam pengaruh minuman keras.

“Iya, pelaku pada saat kejadian sedang minum-minuman keras,” katanya kepada wartawan di Mapolda Sultra.

Lokasi pelaku melakukan miras di rumah kerabatnya disalah satu perumahan di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kendari.

Rumah inipun sekaligus menjadi lokasi sang oknum polisi menembak teman wanitanya saat berada dalam kamar usai miras.(*)

----

Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com

Berita Madura dan berita viral lainnya.

Sumber: Tribun sultra
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved