Rabu, 6 Mei 2026

Berita Terkini Bangkalan

PGRI Bangkalan Geber 5000 Guru Berbagi Artikel Praktek Metode Pembelajaran, Targetkan Rekor Nasional

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangkalan mulai menggelar sosialisasi sekaligus diklat penulisan tentang metode-metode pembelajaran

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangkalan menggelar sosialisasi sekaligus diklat penulisan tentang metode-metode pembelajaran di kelas bertemakan, ‘Berbagi Praktek Baik’ di SMAN 1 Tanjung Bumi pada Kamis (25/4/2024) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangkalan mulai menggelar sosialisasi sekaligus diklat penulisan tentang metode-metode pembelajaran di kelas bertemakan, ‘Berbagi Praktek Baik’.

Setiap guru diwajibkan menulis satu artikel yang nantinya akan dijadikan sebuah buku dengan harapan, metode-metode pembelajaran yang baik dan bagus bisa digunakan guru lain di seluruh Indonesia.

Sekretaris PGRI Kabupaten Bangkalan, Suraji mengungkapkan, pihaknya sementara ini telah menghadirkan perwakilan pengurus PGRI dan perwakilan guru SD/SMP/SMA di Kecamatan Tanjung Bumi, Kecamatan Kokop, dan Kecamatan Tanjung Bumi.

“Kemarin (25 April) semua perwakilan dari tiga kecamatan itu kami gabung untuk pengarahan di SMAN 1 Tanjung Bumi."

"Perwakilan para guru yang dipilih adalah mereka yang bisa memberikan imbasan kepada guru-guru lain yang tidak hadir,” ungkap Suraji kepada Tribun Madura, Senin (29/4/2024).

Ia menjelaskan, ‘Berbagi Praktek Baik’ itu sejatinya sudah ada dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang memang wajib diisi oleh para guru.

Namun pihak PGRI Bangkalan terlecut untuk merubah menjadi sebuah artikel sehingga bisa dibaca sekaligus diimplementasikan para guru lain di seluruh Indonesia.

Semua guru, lanjut Suraji, memang berkewajiban membuat artikel ‘Berbagi Praktek Baik’, menceritakan tentang metode pembelajaran di ruang kelas sesuai dengan kompetensinya.

Meski bertemakan sama, namun dipastikan berbeda karena setiap guru mempunyai metode pembelajaran berbeda.

“Hasil narasinya dibuat sebuah tulisan dalam bentuk artikel, nanti kami akan jadikan satu buku berisikan semua artikel seluruh guru di Kabupaten Bangkalan."

"Di Bangkalan kan ada 5.000 guru, jika satu guru buat artikel maka akan ada 5.000 artikel."

"Nah itu yang belum ada di Indonesia, karena itu kami berani mengatakan bahwa tujuan besar kami bisa mencapai rekor Pendidikan Nasional,” tegas Suraji yang juga menjabat Kepala SDN Jambu 2 itu.

Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi lanjutan untuk perwakilan guru se-Kecamatan Labang, Socah, dan Kamal akan dilakukan penjadwalan ulang karena para guru masih fokus untuk kegiatan Expo Pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan di Sentra Budaya IKM akses Suramadu, Kecamatan Labang.

“Kami menyesuaikan dengan jadwal teman-teman guru di tiga kecamatan ; Labang, Socah, dan Kamal untuk melanjutkan minggu depan,” pungkas Suraji.

Ikuti berita seputar Bangkalan

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved