Petani Bojonegoro Tewas Tersengat Listrik di Sawah

Seorang petani tewas tersengat listrik di sawah turut Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/5/2024) pagi

Penulis: Yusab Alfa Ziqin | Editor: Taufiq Rochman
Polsek Kalitidu
Jenazah Ikhwan saat ditemukan tergeletak di pematang sawahnya, Selasa (21/5/2024) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Yusab Alaf Ziqin

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Seorang petani tewas tersengat listrik di sawah turut Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/5/2024) pagi.

Petani nahas tersebut bernama Ikhwan, berusia 45 tahun. Dia warga Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.

Hal itu diutarakan Kapolsek Kalitidu Polres Bojonegoro AKP Saifuddinuri. Dia mengatakan, peristiwa tragis dialami Ikhwan itu diketahui pertama oleh saksi Zahir sekira pukul 09.00 WIB.

"Saksi Zahir menemukan korban tergeletak dengan posisi tengkurap di pinggir pematang sawah korban," ujarnya kepada Tribun Jatim Network, Selasa (21/5/2024) siang.

Secara kronologis, kata dia, peristiwa itu bermula ketika Zahir hendak menilik sawahnya. Saat berjalan di pematang sawah milik Ikhwan, Zahir menemukan Ikhwan tergeletak di pinggir pematang ini.

Mengetahui itu, Zahir cemas dan melapor ke perangkat desa setempat diteruskan ke Polsek Kalitidu. Mendapat laporan itu, kata AKP Udin sapaannya, pihaknya dan pihak terkait mendatangi lokasi kejadian.

"Petugas medis yang datang di lokasi kejadian menyatakan korban telah meninggal dunia. Lalu korban dievakuasi dan diperiksa lebih lanjut," imbuhnya.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil pemeriksaan dari petugas medis, lanjut AKP Udin, Ikhwan diduga meninggal dunia sebab tersengat listrik bersumber dari kabel pompa air sibel.

"Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan, korban sedang memperbaiki sumur sibel saat kejadian. Dan, diduga tersengat listrik karena itu," ungkapnya.

Sejumlah luka bakar akibat sengatan listrik, terang AKP Udin, juga ditemukan di tubuh Ikhwan. Di antaranya di lengan kiri, dada kiri, dan pipi kiri. Untuk luka akibat kekerasan atau penganiayaan, nihil.

Terkini, tutur AKP Udin, jenasah Ikhwan telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. Lebih lanjut, AKP Udin berpesan, para petani selalu waspada menggunakan listrik di sawah.

"Itu agar kejadian malapetaka seperti dialami korban, tak terjadi lagi," pungkas perwira polisi yang pernah menjabat Kasat Resnarkoba Polres Ngawi ini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved