Rabu, 20 Mei 2026

Berita Kediri

Terungkap, Bendera Merah Putih Pertama Kali Dikibarkan di Kediri Pada Masa Raja Jayakatwang

Diskusi di bawah monument Pancasila di halaman Situs Rumah Persada Sukarno Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
TribunMadura/ Didik Mashudi
Diskusi Pancasila Digali Dari Bumi Kediri di halaman Situs Rumah Persada Sukarno Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Minggu (2/6/2024). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI-Diskusi di bawah monumen Pancasila di halaman Situs Rumah Persada Sukarno Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri menghasilkan sejumlah kesepakatan yang bakal diterbitkan menjadi buku.

Napak tilas sejarah penggalian Pancasila dari Bumi Kediri diisi dengan diskusi kebangsaan mensyukuri Hari Lahir Pancasila dengan tema “Pancasila Juga Digali dari Bumi Kediri”.

Kegiatan diskusi menghadirkan tiga narasumber yakni Jeje, Wakil Ketua Pelestari Budaya Kediri, Ki Wisnu Ardianto, Ketua Yayasan Harjodikromo Blitar dan Kushartono, Ketua Harian Situs Persada Sukarno Kediri dengan moderator Ari Hakim LC.
Kegiatan ini juga mengundang Mas Yustino Sakti yang pernah mewawancarai Mbah Tuminem, teman masa muda Bung Karno di Desa Pojok.

Ada juga Ibu Suharti, mantan anggota DPRD Jawa Timur yang pernah mendapat cerita dari anggota MPR RI terkait penggalian Pancasila di Bumi Kediri, dan Kuswartono Wakil keluarga R.M. Suharyono saksi yang tahu cerita awal Soekarno menggali Pancasila di bawah pohon kepuh.

Kegiatan diskusi ini berlangsung semarak dan baru berakhir hingga tengah malam. “Alhamdulillah diskusi berjalan lancar, secara umum semua sepakat dan harus diterbitkan menjadi sebuah buku kajian yang lengkap, sebagai pertanggung jawaban ilmiah,” jelas Ari Hakim LC yang menjadi moderator, Senin (3/6/2024).

Ada sejumlah temuan menarik soal Bumi Kediri yang terungkap dalam diskusi. Misalnya, awal muda bendera sang merah putih dikibarkan berada di Bumi Kediri pada masa Jayakatwang pada tahun 1.292.

Kemudian lambang Garudea yang kemudian menginspirasi menjadi lambang negara juga bermula dari Kediri.

Selanjutkan perang gerilya Jenderal Sudirman, Kongres PNI pertama, Pemilu Pertama sebelum tahun 1955 juga diuji coba di Kediri. Bahkan Majapahit juga berawal dari Bumi Kediri.

“Kediri ini banyak menyimpan sejarah, budaya dan peradaban karena Kediri ini bumi tua,” ujar Jeje, pembicara dari Pelestari Budaya Kediri.

Sementara Kushartono, nara sumber dari Situs Rumah Persada Sukarno menegaskan, bicara Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat lekat dengan Kediri.

Sehingga kalau berbicara Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, berawal dari Bumi Kediri.

Bicara bendera negara sang Merah Putih juga dari Kediri, bicara lambang negara Garuda Pancasila, bahkan bicara semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika yang ditulis oleh Mpu Tantular, putra Empu Bahula yang juga keturunan Mpu Baradah juga dari Kediri.

"Memang masih panjang kajiannya dan harus ditulis menjadi sebuah buku, kami mohon doa restu semua dilancarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa," ungkap Kushartono.

 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved