Selasa, 19 Mei 2026

Berita Lamongan

Teriakan Histeris Nenek Ngasipah saat Tahu Rumahnya Terbakar, Api Dipicu Dari Korsleting Megic Com

Insiden kebakaran rumah dialami dua korban warga Desa Karangwedoro RT 04 RW 02, Kecamatan Turi, Lamongan, Rabu (5/6/2024).

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunMadura.com/ Hanif Manshuri
Rumah dua korban Ngasipah dan Markan yang ludes terbakar, Rabu (5/6/2024) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Insiden kebakaran rumah dialami dua korban warga Desa Karangwedoro RT 04 RW 02, Kecamatan Turi, Lamongan, Rabu (5/6/2024).

Dua rumah milik Ngasipah (70)/dan Markan (55) ludes dilalap si jago merah. Api diduga dipicu dari megic com, alat penanak nasi milik Ngasipah.

Kebakaran itu kali pertama diketahuo oleh saksi Nur Hayatun yang mendapati asap mengepul dari teras samping rumah Ngasipah.

Diketahui Ngasipah belum lama ini memanfaatkan samping rumahnya untuk dapur darurat. Karena rumah Ngasipah bagian belakang sedang dalam renovasi.

Nur Hayatun yang mendapati kepulan asap di rumah Ngasipah reflek berteriak minta tolong. Teriakan saksi didengar tetangganya, Fais dan Rokim.

Fais dan Rokim keluar rumah dan bersama warga bergerak ke TKP berusaha memadamkan api. Namun upaya saksi Fais dan Rokim dibantu perangkat desa tidak bisa menguasai api.

"Membesar dan membakar rumah mak Ngasipah," ungkap Fais kepada polisi, Rabu (5/6/2024).

Rumah yang baru dibangun dengan konstruksi separuh dari tembok dan semi kayu ukuran 6 x 25 m⊃2; tersebut.

Bahkan api terus menjalar kerumah Markan yang ditinggal korban dan istrinya ke sawah. Rumah korban Markan yang terbuat dari kayu dengan ukuran 6 x 20 m⊃2; ludes rata dengan tanah.

Api akhirnya berhasil dipadamkan dan api berhasil dilokalisir 2 unit Damkar hingga tidak merambat ke rumah terdekat lainnya.

Kapolsek Turi, AKP Kusnandar dikonformasi melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Andi Nur Cahya mengatakan, insiden kebakaran di Karangwedoro mengakibatkan 2 unit rumah tidak tertolong.

"Api diduga dari korsleting penanak nasi, megic com," katanya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved