Berita Viral

TABIAT Aipda Nikson, Polisi Hantam Ibu Kandung Pakai Tabung LPG: Stres, Kadang Benar, Kadang Enggak

Terkuak tabiat sebenarnya oknum polisi yang menganiaya ibu kandungnya hingga tewas.

Editor: Taufiq Rochman
Dok. Shutterstock/kittirat roekburi
Ilustrasi polisi menangkap pelaku kejahatan 

TRIBUNMADURA.COM - Terkuak tabiat oknum polisi yang menganiaya ibu kandungnya hingga tewas.

Nasib nahas menimpa Herlina Sianipar (61), wanita yang tewas di tangan anak kandungnya.

Korban meregang nyawa setelah dianiaya anak kandungnya yang berprofesi sebagai polisi.

Pelaku Aipda Nikson menghabisi nyawa sang ibu kandung di rumahnya yang juga toko kelontong di Jalan Raya Narogong, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Minggu (1/12/2024) malam.

Oknum polisi yang bertugas di Polres Metro Bekasi Kota itu menghantam kepala ibu kandungnya dengan tabung gas 3 kg sebanyak 3 kali. Akibatnya, Herlina meregang nyawa.

Ketua RT bernama Hamid lantas menceritakan sosok pelaku yang selama ini dikenalnya.

Kata Pak RT, Aipda Nikson memiliki sifat yang labil.

Bahkan Pak RT menyebut pelaku pembunuhan ibu kandung itu seperti orang depresi alias stres.

"Kalau pelaku emang, maaf ya, kayak stres. Kadang dia benar, kadang dia enggak, agak jauh dari rumah bapak 300 meter lah," akui Hamid.

Kendati demikian, Hamid mengaku tak mengenal lebih dalam soal sosok Aipda Nikson.

Namun belakangan muncul selentingan kabar bahwa Aipda Nikson kerap berbuat onar di lingkungan.

"Setahu bapak (pelaku) sama warga belum pernah cekcok, setahu bapak tapi, kan jauh rumahnya. Warga enggak lapor si Nikson gini-gini, biasa-biasa saja," imbuh Hamid.

Lebih lanjut, Hamid juga mengungkap fakta soal warung milik korban yang konon jadi tempat jual beli minuman keras.

Diungkap Hamid, warung korban sejatinya hanya menjual sembako dan kebutuhan sehari-hari.

"(Di rumah korban) jual sembako, yang bapak tahu sembako, kacang-kacang, ngemil begitu," pungkas Hamid.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved