Berita Terkini Arema

Stadion Kanjuruhan Belum Diresmikan, Arema FC Kembali Jadi Tim Musafir

Arema FC memperpanjang penyewaan Stadion Soepriadi Blitar, menyusul belum ada kepastian kapan mereka akan kembali ke Stadion Kanjuruhan.

Tribun Jatim Network/Purwanto
Warga melintas di area Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (4/1/2025). Stadion Kanjuruhan dilakukan renovasi pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 korban jiwa. Renovasi stadion dengan luas 3,4 hektare itu telah rampung dengan digarap oleh PT Waskita Karya. Kapasitasnya baru stadion mampu menampung 21.603 penonton. Rinciannya yakni tribune barat VVIP 108 seat, VIP 2.465 seat, media 134 seat, disabilitas 16 seat, tribune timur 4.352 seat, tribune utara 7.264 seat, dan tribune selatan 7.264 seat. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Arema FC memperpanjang penyewaan Stadion Soepriadi Blitar, menyusul belum ada kepastian kapan mereka akan kembali ke Stadion Kanjuruhan.

Singo Edan menambah jadwal bertanding kandang di Stadion Soepriadi Blitar hingga tiga pertandingan mendatang.

Yakni menghadapi Persib Bandung, Bali United dan PSM Makassar.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menyampaikan, kalau surat untuk penyewaan kembali Stadion Soepriadi Blitar telah disampaikan kepada Pemerintah Kota Blitar dan Dinas Olahraga dan Pariwisata Kota Blitar.

Bahkan untuk pertandingan menghadapi Persib Bandung, Arema FC telah jauh-jauh hari mengirimkan surat untuk kembali berkandang di Stadion Soepriadi Blitar.

"Kalau lawan Persib sejak 21 Desember 2024 kami sudah kirim surat,"

"Nah kemarin, (Senin 13 Januari 2025) kami menambah lagi izin penyewaan untuk dua pertandingan ke depan," ucapnya kepada Tribun Jatim Netwrok pada Selasa (14/1/2025).

Penambahan izin sewa pemakaian kembali Stadion Soepriadi Blitar ini imbas dari belum diresmikannya Stadion Kanjuruhan.

Sebelumnya, Arema FC memiliki rencana untuk dapat kembali bermain di Stadion Kanjuruhan pada putaran kedua Liga 1 2024/2025.

Namun hal tersebut ternyata membutuhkan proses yang cukup panjang.

Tidak semerta-merta Arema FC langsung bisa bermain di stadion yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Malang itu.

"Untuk Kanjuruhan saat ini masih dalam proses,"

"Tahapannya cukup banyak, kami masih harus survey dulu, lalu ada asesmen, hingga simulasi keamanan," kata Inal.

Manajemen Arema FC mengharapkan, proses kembalinya Singo Edan ke Kandang Singa bisa dilakukan secepatnya.

Inal juga menargetkan, apabila prosesnya cepat laga menghadapi PSM Makassar sudah bisa digelar di Stadion Kanjuruhan.

"Apabila jadi diresmikan 21 Januari 2025, kalau kami melihat prosesnya bisa memakan waktu 3-4 pekan,"

"Seandainya cepat di 3 pekan selesai, lawan PSM Makassar Arema sudah bisa kembali ke Stadion Kanjuruhan," tandasnya 

Ikuti berita seputar Arema

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved