Senin, 1 Juni 2026

Pria di Bengkulu Nyaris Tewas Dimassa karena Nekat Rudapaksa Pacarnya

Seorang pria di Bengkulu nyaris meregang nyawa karena menjadi sasaran amukan warga.

Tayang:
Editor: Taufiq Rochman
Net
ILUSTRASI RUDAPAKSA - Seorang pria di Bengkulu nyaris meregang nyawa karena menjadi sasaran amukan warga, Selasa (28/1/2025). Pria itu jadi bulan-bulanan warga karena mencoba merudapaksa pacarnya (NET) 

TRIBUNMADURA.COM - Seorang pria di Bengkulu nyaris meregang nyawa karena menjadi sasaran amukan warga.

Usut punya usut pria itu dikeroyok warga karena mencoba merudapaksa pacarnya, Selasa (28/1/2025).

Kini pria berinisial GHS itu harus berurusan dengan polisi.

Kapolres Seluma, Kapolres Seluma, AKBP Arif Eko Prastyo, melalui Kasat Reskrim, Iptu Frengki Sirait membenarkan kejadian tersebut.

Pelaku ditangkap massa karena mendengar teriakan korban minta tolong.

"Pelaku saat ini sudah diamankan," kata Kasat Reskrim saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (29/1/2025).

Kronologis kejadian bermula, pelaku meminta pacarnya atau korban untuk mengantarnya ke rumah keluarganya di Desa Padang Pelasan Kecamatan Air Perukan Kabupaten Seluma untuk bermalam.

"Namun saat di perjalanan korban mengajak pelaku untuk kembali ke Kota Bengkulu dikarenakan korban takut pulang sendirian dan hari sudah malam akan tetapi pelaku tidak menghiraukan permintaan korban," kata Kasat Reskrim.

Bukannya mengabulkan permintaan korban, pelaku justru membawa korban ke dalam kebun kelapa sawit di Kecamatan Air Periukan.

Selanjutnya, pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan dan mengancam korban apabila tidak mau melakukan hubungan badan korban akan dibunuh.

Lalu pelaku melepaskan pakaian Korban secara paksa, mencekik, membekap mulut korban.

Korban panik lalu berteriak serta lari ke jalan raya.

Teriakan korban didengar oleh sopir truk lalu dibantu warga setempat menyelamatkan korban.

Pelaku sempat menjadi amukan warga.

Pengeroyokan berhenti setelah ada warga lain yang menengahi.

Pelaku diserahkan ke polisi dalam kondisi bonyok. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved