Senin, 1 Juni 2026

Berita Sumenep

Identitas Kedua Bule Australia yang Terdampar di Pesisir Pulau Oksigen Giliyang Sumenep

Kepala Desa (Kades) Banraas, H. Mathor membenarkan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Australi terdampar saat berlayar pada hari Rabu (29/1/2025)

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
TribunMadura.com/ Ali
TERDAMPAR DI SUMENEP- Edy, warga Desa Banraas/TribunMadura.com Kedua bule asal Australia ini dievakuai di rumah warga di Pulau Oksigen Giliyang Sumenep pada Rabu (29/1/2029) setelah terdampar karena alami mesin macet di tengah laut. 

 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kepala Desa (Kades) Banraas, Mathor membenarkan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia terdampar saat berlayar pada hari Rabu (29/1/2025).

Kapal yacht asal Australia ini terdampar di pesisir pantai Dusun Assem Desa Banraas Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep Madura sekira pukul 13.30 WIB karena kapal mesin asing tersebut tiba-tiba mati.

Sebelum mengalami kejadian mesin kapalnya mati kata Mathor, WNA itu memang sempat mengeluarkan tembakan pertolongan sebanyak lima kali diantara perairan Kecamatan Dungkek dan Pulau Giliyang.

"Tapi warga disini tidak mengerti kalau tembakan pertolongan itu sedang minta pertolongan," tutur Fathor saat dikonfirmasi TribunMadura.com pada Kamis (30/1/2025).

Diketahui, kapal yacht Ausyralian asal Australia tersebut hanya ditumpangi dua orang saja. Kedua orang asing tersebut diantaranya bernama Watt Peter John (64) dan Delves Catherine Winifred (62) keduanya sama - sama berasal dari Australia.

Terpisah, Plt. Camat Dungkek Dadang Dedi Iskandar membenarkan bahwa dirinya sudah menerima informasi dan laporan terkait kedua bule asal Australia yang terdampar di Pulau Oksigen.

"Kondisi WNA itu saat ini berada di rumah  kediaman warga di Dusun Bancamara Barat Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek dapam keadaan selamat," kata Dadang Dedi Iskandar.

Selanjutnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polres Sumenep dan para pihak terkait penemuan WNA tersebut.

"Kondisi kapal dalam keadaan rusak terdampar, karena disebabkan adanya cuaca yang sangat ekstrim. Sehingga kapal asing tersebut mengalami kerusakan mesin, nahkoda tidak bisa mengendalikan arah kemudi," terangnya.

Untuk diketahui sebelumnya, kedua bule dari Australia ini berlayar menggunakan kapal yacht Australia dari Kupang menuju Bali.

Setelah sampai di Bali, kedua WNA Australia ini melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan. Setelah tiga hari tiga malam di tengah lau, kedua bule ini terdampar di pesisir pantai Pulau Olsigen Sumenep pada Rabu (29/1/2025) pukul 13.30 WIB.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved