Kamis, 30 April 2026

Berita Terkini Madura United

Kasus Pemukulan Oknum PM terhadap MO Madura United Berakhir Damai

Oknum Polisi Militer (PM) yang diduga memukul Media Officer Madura United, Ferdiansyah Alifurrahman mendatangi Kantor Official Madura United FC

Tayang:
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
MINTA MAAF - Dua oknum PM saat berjabat tangan dengan Media Officer Madura United, Ferdiansyah Alifurrahman sebagai tanda damai dan permohonan maaf di Kantor Pojur Pamekasan, Madura, Rabu (14/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dua oknum Polisi Militer (PM) yang diduga memukul Media Officer Madura United, Ferdiansyah Alifurrahman mendatangi Kantor Official Madura United FC, Jalan Raya Panglegur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (13/5/2025) kemarin sore.

Kedatangan dua oknum ini untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung terhadap Ferdiansyah Alifurrahman yang terkena pukul oknum PM tersebut pasca laga Madura United melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (10/5/2025) sore.

Dugaan pemukulan oleh oknum PM ini bermula saat Ferdiansyah Alifurrahman melerai keributan yang terjadi antara Madura United dan Borneo FC karena saat itu Media Officer Madura United juga bertugas sebagai Panitia Pelaksana (Panpel).

Namun seketika datang dua oknum PM memukul Ferdiansyah Alifurrahman dari arah belakang.

"Pelaku oknum PM sudah datang secara langsung ke Pamekasan menemui kami kemarin sore dengan iktikad baik meminta maaf atas kekhilafan yang sudah diperbuat dan mengakui kesalahannya," kata Media Officer Madura United, Ferdiansyah Alifurrahman, Rabu (14/5/2025).

Menurut pria yang akrab disapa Ferdi itu, mediasi tersebut dilaksanakan di Kantor Pojur, Pamekasan.

Dia menyatakan sudah memaafkan dan menjadikan insiden tersebut pembelajaran untuk lebih berhati-hati kedepannya.

"Pelaku sudah menyadari kesalahan yang sudah diperbuat dan siap menerima konsekuensinya," ungkap Ferdi.

Ferdi meminta insiden ini tidak perlu diperpanjang.

Dia berharap kejadian ini menjadi insiden paling terakhir agar tidak menjadikan gesekan lebih besar lagi.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved