Kamis, 16 April 2026

KA Malioboro Ekspres Hantam 7 Motor

BREAKING NEWS: Kereta Api Malioboro Ekspres Hantam 7 Motor di Magetan, Diduga Palang Pintu Terbuka

Kecelakan mengerikan terjadi di Jalur Perlintasan Langsung Kereta Api di wilayah Desa/Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Senin (19/5/2025) siang.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
TABRAKAN KERETA - Beberapa sepeda motor rusak parah usai bertabrakan dengan Kereta Api di Jalur Perlintasan Langsung wilayah Desa/ Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Senin (19/5/2025). Informasinya kecelakaan melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramdaani

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Kecelakan mengerikan terjadi di Jalur Perlintasan Langsung Kereta Api di wilayah Desa/Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Senin (19/5/2025) siang.

Informasinya, kecelakaan melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres, menabrak beberapa pengendara sepeda motor yang sedang melintas di rel kereta api.

Sehingga kondisi kendaraan rusak parah.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.49 WIB.

Jalur Perlintasan Langsung Kereta Api di TKP diketahui memiliki dua jalur.

Kecelakaan itu mengundang perhatian masyarakat setempat. 

Saat ini dari pihak kepolisian telah mendatangi TKP untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengungkapkan, kecelakaan terjadi diduga karena palang pintu perlintasan kereta api dibuka ketika kereta api Malioboro Ekspres akan melintas.

"Kecelakaan ini terjadi karena dibukanya palang pintu perlintasan oleh petugas padahal ada kereta api Malioboro Ekspres yang masih akan melintas menuju ke Madiun," kata AKBP Erik dalam Breaking News Kompas Tv, Senin.

"Sehingga tujuh kendaraan sepeda motor ketika palang terbuka masuk melintasi perlintasan kereta api, dan tertabarak oleh kereta api Malioboro Ekspres," sambungnya.

Saat disinggung terkait apakah petugas saat membuka palang pintu kereta api tidak mengetahui akan adanya kereta yang melintas, ia membenarkan.

"Pengakuan awal seperti itu (tak tahu kereta akan melintas)," ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan hal tersebut akan didalami lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

"Kami akan laksanakan pemeriksaan," ucapnya.

Lebih lanjut, AKBP Erik mengatakan, usai terjadinya kecelakaan pihaknya pun langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Menurut penjelasannya, dalam peristiwa tersebut sebanyak empat orang meninggal dunia.

"Data awal empat korban yang meninggal dunia tiga orang yang luka-luka," ungkapnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved