Berita Terkini Surabaya
Teror Begal di Jalan Bongkaran Surabaya
Sepi dan gelap. Itulah kondisi Jalan Bongkaran, Surabaya, saat malam hari. Situasi seperti itu kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Taufiq Rochman
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sepi dan gelap. Itulah kondisi Jalan Bongkaran, Surabaya, saat malam hari.
Situasi seperti itu kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi.
Belum lama ini, di kawasan yang tak jauh dari Pasar Atom itu, ada kejadian begal.
Pengendara sepeda motor menjadi korban.
Sisa insiden masih tampak di lokasi pelataran di depan sebuah ekspedisi yang biasanya jadi tempat duduk-duduk sopir ambrol.
Rio, salah satu karyawan toko di kawasan itu, mengungkap bahwa informasi tentang kejadian begal tersebut sudah menyebar di lingkungan sekitar.
Namun, tidak ada yang tahu pasti kronologinya.
Saat kejadian semua toko sedang tutup, satu-satunya bukti rekaman kamera CCTV milik salah satu toko.
"Kejadiannya 23 Juli pukul 02.46," kata Rio.
Dari rekaman CCTV, tampak korban berboncengan mengendarai sepeda motor.
Mereka melintas dari arah selatan menuju utara.
Dari arah yang sama, dua sepeda motor lain melaju mendekat dan menghentikan laju mereka.
"Pelakunya ada enam orang. Satu motor bonceng tiga."
"Kalau dilihat dari CCTV, korban begitu diberhentikan langsung sadar sedang dibegal dan berusaha putar balik. Mungkin karena panik, akhirnya menabrak pelataran toko," jelasnya.
Kerusakan itulah yang membuat pemilik toko kemudian memeriksa rekaman CCTV.
Ternyata dini hari kawasan usaha ekspedisi dan kargo itu menjadi TKP pembegalan.
Kabar itu pun langsung menyebar di antara warga.
Hingga kini, belum diketahui siapa korban sebenarnya.
Warga sekitar juga tidak mengenali apakah korban berasal dari lingkungan sekitar atau dari luar.
Termasuk belum jelas apakah korban sudah melapor ke polisi atau belum.
Rio menuturkan bukan kali pertama ini kejahatan jalanan terjadi di Jalan Bongkaran.
Tokonya pernah dibobol maling. Dua handphone dan tabung elpiji hilang.
Ia menyebut, Jalan Bongkaran sebenarnya saat siang hari cukup ramai.
Banyak truk antre untuk bongkar muat barang di sepanjang jalan itu.
Namun saat malam, suasananya berubah drastis menjadi sangat sepi.
"Kawasan sini bukan pemukiman, semuanya tempat usaha gak ada rumah tinggal."
"Sore sebelum Maghrib rata-rata sudah tutup, jadi kalau malam ya sepi," tandasnya.
| Curanmor Merajalela, Kapolrestabes Surabaya: Jangan Ragu Tembak Pelaku |
|
|---|
| Cerita Rosa, Dokter Jadi Driver Taksi Online Selamatkan Ibu Melahirkan di Perjalanan |
|
|---|
| Era Baru Parkir Surabaya, Parkir Tunai Ditargetkan Tinggal Kenangan |
|
|---|
| Aksi Heroik Kasir Minimarket Tangkap Maling Motor di Surabaya |
|
|---|
| Berfoto Kebaya di Gedung Bersejarah, Cara Wisatawan Nikmati Liburan di Kota Lama Surabaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Jalan-Bongkaran-Surabaya-rawan-kejahatan.jpg)