Berita Malang

Pemkab Malang Siap Bangun RS Jantung di Kepanjen, Alokasikan Biaya Pembangunan dari Cukai Rokok

ilustrasi - rumah sakit khusus pasien penyakit jantung siap dibangun di Kabupaten Malang

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemkab Malang siap membangun rumah sakit khusus penyakit jantung ( RS Jantung ) di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Rencananya, biaya pembangunan RS Jantung di Kabupaten Malang itu diambil dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT).

"Sebagai penunjang pembangunan RS Jantung, sudah disiapkan lahan seluas 2 hektar di area sekitar RSUD Kanjuruhan," kata Wakil Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto ketika dikonfirmasi pada Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Tinggal Sendirian, Gadis Yatim Piatu Jadi Korban Pelecehan Tetangga, Kini Trauma hingga Pindah Rumah

Baca juga: Bioskop di Surabaya Kembali Dibuka Mulai Hari ini, Simak Aturan yang Wajib Dilakukan Pengunjung

"Besar harapan kami, agar penerimaan DBHCHT Kabupaten Malang 2021 juga dapat dialokasikan untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung di Kabupaten Malang," ujar dia.

Kata Didik, penerimaan DBHCT di Kabupaten Malang begitu besar.

Uang sebesar Rp 80 miliar merupakan raihan DBHCT wilayah seluas 33 kecamatan tersebut.

Mantan Kepala Desa Tunjungtirto ini menjelaskan, Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah penghasil tembakau terbesar di Jawa Timur.

Lahan tanam tembaaku di Kabupaten Malang mencapai 498 hektare. Meliputi wilayah Sumberpucung, Wonosari, Tajinan, Kromengan, Tumpang, Poncokusumo dan Donomulyo.

Perkebunan tembakau di Kabupaten Malang dikelola oleh 55 kelompok tani.

Halaman
12

Berita Populer