Sosok dan Profil Aditya Halindra Faridzky, Bupati Muda Tuban Dua Periode
Sosok dan profil Aditya Halindra Faridzky, Bupati Tuban dua periode. Berikut rekam jejak politik, pendidikan, hingga harta kekayaan.
Penulis: Mauidhotun Nisa | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
TRIBUNMADURA.COM – Berikut profil lengkap Aditya Halindra Faridzky, Bupati Tuban yang kembali memimpin untuk periode kedua, 2025–2030.
Sosok yang akrab disapa Mas Lindra ini menjadi sorotan publik karena berhasil menjabat sebagai kepala daerah di usia yang relatif muda.
Lahir pada 15 April 1992, Aditya Halindra Faridzky telah menorehkan sejarah sebagai salah satu bupati termuda di Jawa Timur.
Pada periode pertamanya, ia dilantik sebagai Bupati Tuban pada 20 Juni 2021 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Saat itu, usianya baru 29 tahun.
Kini, memasuki periode kedua hasil Pilkada 2024, ia kembali dilantik untuk masa jabatan 2025–2030 pada usia 32 tahun.
Dalam laporan Tribunnewsmaker, ketika Pilkada Tuban 2024, Aditya Halindra Faridzky berpasangan dengan Joko Sarwono dan berhasil meraih 528.942 suara berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban.
Baca juga: Harga Bunga Kenanga dan Mawar di Blitar Naik Berkali-kali Lipat Jelang Ramadan 2026
Latar Belakang Keluarga Politisi
Aditya Halindra Faridzky lahir dari keluarga yang tidak asing di dunia politik.
Ia merupakan putra dari Haeny Relawati Rini Widyastuti, mantan Bupati Tuban periode 2001–2011 yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI.
Kiprah ibunya di dunia politik disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang menginspirasi Mas Lindra untuk terjun ke pemerintahan.
Tak disangka, ia mampu mengikuti jejak sang ibu dengan menjabat sebagai Bupati Tuban selama dua periode.
Selain itu, latar belakang keluarganya yang memiliki pengalaman di bidang pemerintahan dan bisnis turut membentuk karakter kepemimpinannya sejak usia muda.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Sosok Haji Her, Crazy Rich Madura yang Terus Kembangkan Bisnis Lintas Sektor
Perjalanan Pendidikan
Dalam riwayat pendidikannya, Mas Lindra memulai sekolah dasar di SD Negeri Kebonsari 2 Tuban pada 1998–2004.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Tuban hingga lulus pada 2007.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara pada 2007–2010. Sekolah tersebut dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan di Indonesia.
Usai lulus SMA, Aditya melanjutkan studi ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 2010 dengan mengambil jurusan Ekonomi.
Namun, ia hanya menempuh pendidikan selama satu tahun di UGM.
Ia kemudian memutuskan pindah ke Universitas Airlangga Surabaya pada 2011 dan menyelesaikan pendidikan sarjana di jurusan yang sama pada 2014.
Keputusan pindah tersebut diambil setelah ayahnya meninggal dunia, sehingga ia memilih berkuliah lebih dekat dengan keluarga sekaligus mengurus bisnis warisan keluarga.
Baca juga: Sosok dan Profil Rina Marlina, Mantan ART dan Tukang Ojek yang Sukses Jadi Atlet
Karier Politik dan Organisasi
Meski masih muda, dunia politik bukan hal baru bagi Mas Lindra.
Sebelum menjadi Bupati Tuban, ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2019–2020.
Di internal partai, ia bergabung dengan Partai Golongan Karya (Golkar), mengikuti jejak sang ibu.
Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Tuban sebelum akhirnya dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tuban periode 2020–2025.
Selain karier politik, ia juga memiliki pengalaman di dunia bisnis.
Tercatat, ia pernah menjabat sebagai Komisaris CV Sembilan-Sembilan (2011–2021), Komisaris PT Sembilan-Sembilan Tuban Perdana (2011–2021), dan Komisaris PT Ariesta Tuban (2011–2021).
Di bidang organisasi, semasa sekolah ia aktif sebagai Sub Seksi OSIS dan anggota Pramuka di SMA Taruna Nusantara.
Baca juga: Sosok Bayu Skak, Kreator Asal Malang Angkat Budaya Jawa ke Panggung Nasional
Sorotan Publik dan Kehidupan Pribadi
Tak hanya kiprah politiknya yang menjadi perhatian, kehidupan pribadi Mas Lindra juga sempat ramai diperbincangkan.
Ia pernah dijodoh-jodohkan netizen dengan penyanyi dangdut Happy Asmara.
Parasnya yang dinilai good looking serta statusnya sebagai kepala daerah muda membuatnya kerap menjadi perbincangan di media sosial.
Harta Kekayaan
Dikutip dari laporan bangkapos.com, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 25 Maret 2024 untuk periode pelaporan 2023, total kekayaan Aditya Halindra Faridzky mencapai Rp 12.425.043.966 atau sekitar Rp 12,4 miliar.
Baca juga: Upaya Cegah Gizi Buruk, Program MBG Diperkenalkan ke Warga Prambon Nganjuk
Aset tersebut meliputi tanah dan bangunan seluas 84 m2/84 m2 di Malang senilai Rp 132.132.000 (hibah tanpa akta), satu unit motor Kawasaki KR 150K CKD tahun 2010 senilai Rp 27.000.000 (hibah tanpa akta), serta kas dan setara kas sebesar Rp 12.256.911.966 tanpa utang.
Dengan latar belakang keluarga politisi, pengalaman di legislatif, serta rekam jejak di dunia bisnis, Aditya Halindra Faridzky kini melanjutkan kepemimpinannya di Kabupaten Tuban untuk periode kedua.
Kiprahnya sebagai bupati muda dua periode menjadikannya salah satu figur yang terus mendapat perhatian publik, khususnya di Jawa Timur.
Tuban
Bupati
Aditya Halindra Faridzky
Tribun Madura
TribunMadura.com
Bupati Tuban
berita Jatim terkini
Haeny Relawati Rini Widyastuti
| Penguasaan Bola Hanya 39 Persen, Bernardo Tavares Puji Perjuangan Persebaya Bantai Arema FC 4-0 |
|
|---|
| Air Terjun Toroan di Sampang, Pesona Air Terjun Unik yang Mengalir ke Laut |
|
|---|
| Dua Wajah Kepulauan Madura: Sapudi dan Jejak Sejarahnya, Pagerungan Besar serta Realitas Sosialnya |
|
|---|
| Jejak Majapahit di Pamekasan, Vihara Avalokitesvara Jadi Simbol Lintas Zaman |
|
|---|
| Deretan Wisata Unggulan di Sumenep Madura, Dari Pantai Eksotis hingga Jejak Sejarah Kerajaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Bupati-Tuban-Aditya-Halindra-Faridzky-jelaskan-pengisian-kursi-Direktur-Perseroda-RSM-Tuban1.jpg)