Rabu, 27 Mei 2026

Berita Sampang

Hand Traktor Disperta Sampang Hilang,  Petani Ikut Ngaplo karena Bantuan Terhambat

Hilangnya satu unit mesin hand traktor milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang, Madura kembali menimbulkan sorotan

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Januar
Istimewa
KECOLONGAN : Sejumlah mesin hand traktor terparkir di halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang, Madura, Sabtu (4/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Satu unit mesin hand traktor milik Disperta-KP Kabupaten Sampang hilang pada 27 Desember 2025 dan telah dilaporkan ke kepolisian pada 29 Desember 2025, sehingga menimbulkan kerugian aset dan menghambat penyaluran alsintan kepada petani.
  • Disperta-KP mengakui ini merupakan kejadian kehilangan aset yang kedua, meski gudang telah dilengkapi CCTV dan pagar, sehingga pengamanan dinilai belum efektif dan perlu diperbaiki.

 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Hilangnya satu unit mesin hand traktor milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang, Madura kembali menimbulkan sorotan, Minggu (4/1/2026).

Peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada kerugian aset daerah, tetapi juga menghambat penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani.

Kepala Disperta-KP Sampang, Suyono, membenarkan adanya kehilangan mesin tersebut yang diketahui terjadi pada (27/12/2025) lalu.

Kemudian, laporan resmi ke kepolisian diajukan pada (29/12/2025) setelah pihaknya menyiapkan kelengkapan administrasi.

Baca juga: Komoditas Pertanian Khas Sumenep Pisang Kapok hingga Padi Kangean Segera Didaftarkan ke Kementan

"Kami harus menunggu laporan polisi terlebih dahulu. Setelah LP keluar, hand traktor yang tersisa akan langsung kami distribusikan agar tidak mengganggu kebutuhan petani," ujarnya.

Pihaknya mengakui, kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi instansinya. Sebab, meski pengamanan gudang telah ditingkatkan dengan pemasangan kamera pengawas dan penguatan pagar, kasus kehilangan aset masih kembali terjadi.

"Ini sudah kejadian yang kedua. Artinya pengamanan yang ada belum sepenuhnya efektif dan perlu kami perbaiki lagi," ungkapnya.

Untuk sementara, Disperta-KP Sampang memilih menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait kronologi serta pihak yang bertanggung jawab atas kehilangan tersebut.

"Biarkan aparat kepolisian yang menyampaikan soal itu, kami fokus memperbaiki sistem ke depan," terangnya.

Sementara, Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengecekan awal atas laporan kehilangan tersebut.

"Masih kami dalami dan koordinasikan dengan unit terkait. Perkembangannya nanti akan kami informasikan," pungkasnya.

 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved