Rabu, 6 Mei 2026

Berita Sampang

Kerusakan Alun-Alun Trunojoyo Pasca Demo Ditangani, DLH Perkim Manfaatkan CSR

Jejak kerusakan yang sempat terjadi di Alun-Alun Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Madura pasca aksi demonstrasi

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Januar
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Alun-Alun Trunojoyo Sampan 

Ringkasan Berita:
  • Kerusakan fasilitas publik di Alun-Alun Trunojoyo Sampang pasca demonstrasi 28 Oktober 2025 telah sepenuhnya diperbaiki dan kini kembali berfungsi normal.
  • Pemulihan dilakukan melalui dana CSR karena keterbatasan APBD 2025–2026, dengan dukungan Bank Jatim (40 unit kursi taman) dan HCML (CSR senilai Rp500 juta).
  • Dana CSR HCML yang semula untuk playground dialihkan guna memulihkan identitas visual alun-alun, seperti neon box “Alun-Alun Trunojoyo”

 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Jejak kerusakan yang sempat terjadi di Alun-Alun Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Madura pasca aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD setempat pada 28 Oktober 2025 lalu, kini tak lagi terlihat.

Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DLH Perkim) memastikan seluruh fasilitas publik yang rusak telah ditangani dan kembali berfungsi.

Sejumlah sarana yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup signifikan antara lain pagar pengaman patung kerapan sapi hingga neon box bertuliskan “Alun-Alun Trunojoyo” yang menjadi penanda kawasan pusat kota.

Kepala Bidang Konservasi dan Pertamanan DLH Perkim Sampang, Prima Adi Wirawan, menyebut pemulihan fasilitas umum dilakukan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Baca juga: Sidak Pansus Tambak Udang DPRD Sumenep di Dasuk Bongkar Pelanggaran, IPAL Mandek hingga CSR Macet

Efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sampang tahun 2025–2026 membuat pihaknya harus mencari alternatif pembiayaan di luar anggaran pemerintah.

"Perbaikan ini bisa terlaksana berkat dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta," ujarnya, Rabu (7/1/2026).

"Kami menjalin koordinasi dengan Bank Jatim dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML)," imbuhnya.

Dari kerja sama tersebut, Bank Jatim menyalurkan bantuan berupa 40 unit kursi taman untuk menggantikan fasilitas yang rusak akibat aksi massa.

Sementara, HCML menyetujui pengalihan sebagian dana CSR senilai Rp500 juta untuk mendukung pemulihan kawasan alun-alun.

Prima mengungkapkan, dana CSR HCML awalnya dialokasikan untuk pembangunan wahana bermain anak atau playground.

Namun, setelah dilakukan peninjauan lapangan, prioritas dialihkan pada pemulihan identitas visual alun-alun.

"Letter box Alun-Alun Trunojoyo dinilai lebih mendesak karena menjadi ikon dan identitas ruang publik di pusat Kota Sampang," terangnya.

Dengan selesainya perbaikan fasilitas publik tersebut, Prima berharap masyarakat ikut berperan menjaga sarana umum agar tetap terawat.

"Alun-alun ini milik bersama. Harapannya bisa dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga," tutupnya.

 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved