Kamis, 16 April 2026

Kobaran Api Membesar Melumat Dapur Rumah Warga Sampang, Nyawa Lansia Tak Terselamatkan

Dapur rumah warga di Dusun Dharma, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang , terbakar. Seorang lansia tewas tak bisa selamatkan diri.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
TAKZIAH - Sejumlah anggota BPBD Sampang mengunjungi rumah duka Safi’ih, di Dusun Dharma, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (21/1/2026). Safi’ih merupakan lansia yang tewas dalam kebakaran di rumahnya.  
Ringkasan Berita:
  • Lansia 60 tahun yang sedang sakit, tewas dalam kebakaran rumah di Camplong Sampang.
  • Api pertama kali diketahui oleh dua keponakan korban yang baru pulang sekolah.
  • Hasil sementara menunjukkan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada alat masak nasi.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Syahputra

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebuah rumah di Dusun Dharma, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, terbakar pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kebakaran itu menewaskan seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Safi’ih (60).

Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar di dalam rumahnya.

Saat kejadian, korban yang dalam kondisi sakit dan tidak dapat berjalan, berada dalam rumah seorang diri. 

Keluarga korban diketahui tengah bekerja di ladang, sementara dua keponakan korban sedang berada di sekolah.

Api pertama kali diketahui oleh dua keponakan korban yang baru pulang sekolah. 

Keduanya terkejut saat melihat kobaran api telah membesar di bagian dapur rumah, lalu berlari memanggil ibunya yang berada di ladang.

Sedangkan, warga sekitar yang mendapat informasi segera berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Baca juga: Puntung Rokok Pembawa Petaka, Gudang Sekolah Dasar di Jombang Ludes Terbakar

Namun, api dengan cepat menjalar sehingga korban tidak sempat diselamatkan dan ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korsleting Listrik

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan, hasil sementara menunjukkan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada alat masak nasi.

"Korban berada di dalam rumah seorang diri dan dalam kondisi sakit," ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, jenazah korban dievakuasi dan disiapkan untuk dimakamkan pada hari yang sama.

"Jenazah diamakamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Kami juga ke rumah duka untuk distribusi bantuan logistik," pungkasnya. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved