Sabtu, 11 April 2026

Berita Bangkalan

Kapal Hantam Tower Pertamina di Perairan Gresik-Bangkalan, 19 Awak Kapal Diselamatkan Nelayan

Kapal nelayan mengalami kecelakaan di tengah laut perairan batas Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dan Kabupaten Bangkalan, Madura.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
AWAK KAPAL NAHAS - 19 awak kapal asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berada di rumah Kepala Desa Banyusangkah, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Kamis (12/2/2026) siang. Dini hari sebelumnya, mereka diselamatkan warga nelayan desa setempat setelah kapalnya menabrak tower Pertamina di perbatasan antara Perairan Gresik dan Bangkalan. 
Ringkasan Berita:
  • Kapal nelayan tabrak tiang Pertamina di Perairan Gresik-Bangkalan, 19 orang selamat.
  • Nelayan Banyusangkah Bangkalan evakuasi seluruh korban ke rumah kepala desa.
  • Kini seluruh korban telah dijemput keluarga.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Kapal nelayan mengalami kecelakaan di tengah laut perairan batas Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dan Kabupaten Bangkalan, Madura, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.

Beruntung sejumlah 19 awak kapal yang berasal dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berhasil diselamatkan nelayan Bangkalan setelah kapal mereka menghantam tiang milik Pertamina. 

Seluruh awak kapal yang bejrumlah 19 orang itu dievakuasi ke rumah Kepala Desa Banyusangkah, Abd Syukur untuk beristirahat sekaligus mendapatkan bantuan berupa makanan ringan. 

"Kondisi kapal rusak dan karam, kami sempat ke rumah pak kades untuk memastikan kondisi mereka. Alhamdulillah semua selamat, kami memberikan bantuan biskuit," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Bangkalan, Mohammad Zainul Qomar kepada TribunMadura.com, Kamis (12/2/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun personel BPBD Bangkalan, 19 awak kapal nahas itu bertolak dari Kabupaten Tuban pada Kamis sore untuk mencari ikan.

Namun setiba di perbatasan antara Perairan Kabupaten Gresik dan Bangkalan, petaka menimpa setelah kapal menabrak tiang.

"Kapal nelayan itu menabrak tower Pertamina laut yang tidak ada lampunya. Beruntung saat itu ada perahu nelayan Desa Banyusangkah melintas dan 19 awak kapal asal Tuban terselamatkan," jelas Qomar. 

Baca juga: Kapten Kapal Asal Bangkalan Meninggal Dunia di Brunei Darussalam, Disperinaker Pastikan PMI Legal

Data BPBD

Data yang dihimpun dari BPBD Bangkalan, 19 awak kapal nahas itu terdiri dari 4 orang warga Tuban, Jawa Timur, 5 warga Indramayu, Jawa Barat, 1 warga Lasem, Jawa tengah, 7 warga Lamongan, Jawa Timur, masing-masing satu warga Pasuruan dan Lamongan, Jawa Timur.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kalaksa BPBD Tuban, alhamdulillah hingga petang ini semua awak kapal sudah dijemput keluarga," pungkas Qomar.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved