Senin, 18 Mei 2026

Berita Sumenep

DPRD Sumenep Bakal Sidak Dapur Program Makan Bergizi Gratis

DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, berencana melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
SIDAK - Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin akan melakukan sidak ke sejumlah SPPG di Kota Keris setelah masa reses, Rabu (11/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Sumenep akan sidak dapur program Makan Bergizi Gratis usai masa reses.
  • Sidak dilakukan menyusul laporan soal SPPG Sumenep.
  • Komisi III dan IV DPRD Sumenep periksa gizi makanan serta fasilitas IPAL dapur MBG.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana 

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah itu dilakukan setelah legislatif menerima laporan adanya dugaan penyajian menu yang tidak layak di beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Zainal Arifin mengatakan, sidak akan dilakukan setelah masa reses anggota dewan selesai.

"Setelah reses, kami akan menggandeng pimpinan dan anggota komisi terkait untuk kegiatan sidak ke semua SPPG," kata Zainal Arifin, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, pengawasan tersebut akan melibatkan dua komisi di DPRD Sumenep dengan fokus yang berbeda.

Komisi IV akan menyoroti aspek gizi dari makanan yang disajikan kepada penerima program, sementara Komisi III akan mengecek sarana pendukung, khususnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Saya sudah mengantongi beberapa data SPPG," kata Zainal Arifin.

Politisi DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menjelaskan, berdasarkan laporan masyarakat, sebagian besar titik SPPG di Kabupaten Sumenep disebut belum memiliki fasilitas IPAL yang memadai.

Baca juga: Setahun Program MBG Berjalan di Bangkalan, Anggota DPRD Jatim Dorong Evaluasi Secara Menyeluruh

Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar.

"Karena itu, kami perlu melakukan sidak ke dapur-dapur MBG yang ada di Kota Keris," tegasnya.

Pihaknya menambahkan, apabila dalam sidak ditemukan pelanggaran administratif, terutama terkait perizinan maupun fasilitas IPAL, DPRD akan memberikan rekomendasi kepada Bupati Sumenep.

Rekomendasi tersebut nantinya akan diteruskan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang menaungi program MBG.

Baca juga: Tak Sekadar Jalankan MBG, SPPG Talango Sumenep Rutin Gelar Yasinan dan Doa Bersama

Selain itu, DPRD juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan secara langsung jika menemukan permasalahan dalam pelaksanaan program tersebut.

Program Perlu Dilanjutkan

Meski demikian, Zainal, sapaan akrabnya menilai program Makan Bergizi Gratis tetap perlu dilanjutkan selama memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Selama manfaatnya jelas, program ini harus tetap berjalan," tegasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved