Rabu, 20 Mei 2026

Lebaran 2026

Dishub Sampang Antisipasi Lonjakan Arus Mudik, Sejumlah Titik Rawan Macet Dipetakan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Madura mulai memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Syamsul Arifin
TribunMadura.com
MUDIK LEBARAN : Kantor Dishub Kabupaten Sampang, Minggu (15/3/2026). Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Madura mulai memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan lalu lintas. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Madura mulai memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan lalu lintas.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap peningkatan volume kendaraan yang biasanya terjadi beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Sampang, Khotibul Umam, menjelaskan bahwa potensi kemacetan paling sering terjadi di kawasan pasar dan jalur utama yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Menurutnya, ada beberapa lokasi yang menjadi perhatian utama karena kerap mengalami kepadatan kendaraan, terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari.

Baca juga: Kronologi 4 Pria Digerebek Saat Main Judi Remi di Sampang, Taruhan Rp 50 Ribu per Putaran

Titik Kemacetan

"Beberapa titik rawan kemacetan di antaranya Pasar Kota Sampang, Pasar Srimangunan, Pasar Camplong, serta Jalan Raya Dharma Kacung," ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Selain kawasan pasar, jalur menuju pusat Kota Sampang juga diperkirakan mengalami peningkatan arus kendaraan.

Kondisi ini biasanya dipicu oleh mobilitas masyarakat yang meningkat, baik untuk berbelanja kebutuhan Lebaran maupun melakukan perjalanan mudik.

Untuk mengurai kepadatan di dalam kota, Dishub Sampang mengimbau para pengendara memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia.

Salah satunya adalah Jalur Lingkar Selatan yang dapat digunakan kendaraan menuju wilayah Pamekasan maupun Sumenep tanpa harus melintasi pusat Kota Sampang.

Menurut Khotibul, pengendara dari arah barat seperti Kecamatan Torjun dan Tambelangan juga dapat memanfaatkan jalur tersebut untuk menghindari kepadatan di jalur utama kota.

Dengan pembagian arus kendaraan melalui jalur alternatif, diharapkan lalu lintas selama periode mudik Lebaran dapat berjalan lebih lancar dan tidak menumpuk di satu titik.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan selama arus mudik berlangsung," pungkasnya. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved