Rabu, 29 April 2026

Berita Sampang

Perbaiki Bor Rusak, Warga Camplong Sampang Tewas Tersengat Arus Listrik

Warga di Camplong, Sampang, tewas setelah tersengat listrik. Peristiwa bermula saat korban mencoba memperbaiki alat bor listrik yang rusak di rumahnya

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
TINJAU LOKASI - Pihak kepolisian meninjau ke lokasi meninggalnya Mustakim (38), di Dusun Pancor, Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, Sampang, Madura, Senin (27/4/2026). Mustakim tewas saat mencoba memperbaiki alat bor listrik yang rusak di rumahnya. 
Ringkasan Berita:
  • Warga Sampang tewas tersengat listrik saat memperbaiki bor rusak.
  • Korban meninggal dengan luka bakar, keluarga menyatakan kejadian sebagai musibah.
  • Polisi pastikan insiden murni kecelakaan, keluarga korban menolak proses autopsi.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Seorang warga di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik pada Senin (27/4/2026) siang.

Korban diketahui bernama Mustakim (38), warga Dusun Pancor, Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban mencoba memperbaiki alat bor listrik yang rusak di rumahnya.

Namun nahas, saat proses perbaikan berlangsung, korban diduga kurang berhati-hati hingga tersengat arus listrik.

Anak korban yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan.

Namun karena tubuh korban masih dialiri listrik, anak tersebut tidak dapat menyentuhnya dan segera meminta bantuan warga sekitar.

Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan setempat. 

Penjelasan Polisi

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut peristiwa itu murni kecelakaan.

Baca juga: Niat Menolong Berujung Petaka, Warga Sampang Ikut Tersengat Listrik, 2 Korban Dirujuk ke Rumah Sakit

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka bakar pada telapak tangan kiri korban yang diduga akibat sengatan listrik saat memegang bor,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Dia menambahkan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menempuh jalur hukum.

"Pihak keluarga menyatakan kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban,” jelasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved