Selasa, 9 Juni 2026

Berita Sampang

Pria di Sampang Ditembak Usai Dituduh Mencuri Sandal dan Mesin Pompa Air

Pria 34 tahun di Sampang mengalami luka tembak di bagian tumit kaki kiri setelah diduga ditembak seorang pria berinisial G saat terjadi cekcok.

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
Istimewa
ILUSTRASI SANDAL - Pria 34 tahun di Sampang mengalami luka tembak di bagian tumit kaki kiri setelah diduga ditembak seorang pria berinisial G saat terjadi cekcok. Hal itu dipicu tuduhan mencuri sandal dan mesin pompa air. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Sampang terluka tembak di kaki usai cekcok dengan terduga pelaku.
  • Penembakan terjadi setelah perselisihan terkait tuduhan pencurian sandal dan pompa.
  • Polisi masih menyelidiki pelaku serta jenis senjata yang digunakan.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Ahmad Yulianto, warga Dusun Ngur Bungur, Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, harus dilarikan ke tempat pelayanan kesehatan.

Pria berusia 34 tahun tersebut mengalami luka tembak di bagian tumit kaki kiri setelah diduga ditembak seorang pria berinisial G saat terjadi cekcok.

Peristiwa itu terjadi di depan rumah terduga pelaku di Dusun Dagian, Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, korban bersama istrinya, Fadilah, dipanggil oleh terduga pelaku untuk datang ke rumahnya.

Setibanya di lokasi, terduga pelaku menuduh Ahmad Yulianto mencuri sandal dan mesin pompa air miliknya.

Namun tuduhan tersebut dibantah oleh korban hingga memicu adu mulut antara keduanya.

Perselisihan kemudian berujung perkelahian.

Baca juga: Berawal Minta Air Obat, Pria di Sampang Aniaya Kakek 75 Tahun Sampai Wajah Luka Serius

Di tengah pertikaian itu, terduga pelaku diduga mengambil senjata api dan melepaskan satu kali tembakan ke udara.

Tak lama berselang, terduga pelaku kembali melepaskan tembakan yang mengarah ke korban hingga mengenai tumit kaki kiri Ahmad Yulianto.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak dan harus mendapatkan penanganan medis.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan para saksi.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan satu proyektil peluru yang diduga terkait dengan insiden penembakan tersebut.

Baca juga: Curanmor Merajalela, Kapolrestabes Surabaya: Jangan Ragu Tembak Pelaku

Senjata belum Ditemukan

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan menggunakan senjata api tersebut, Minggu (7/6/2026).

Sejauh ini, penyidik masih mendalami jenis senjata yang digunakan dalam kejadian tersebut karena hingga kini senjata yang diduga dipakai pelaku belum ditemukan.

"Untuk pelaku masih proses penyelidikan," pungkasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved