Berita Terkini Blitar
Operator Ekskavator Ditemukan Tewas oleh Anaknya, Hasil Visum Ungkap Penyebabnya
M Sodiq (49), warga Desa Benci, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia di kabin ekskavator di area proyek pembangunan gudang
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Taufiq Rochman
Ringkasan Berita:
- Operator Ekskavator Meninggal Dunia: M Sodiq (49), warga Garum, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di dalam kabin ekskavator di lokasi proyek pembangunan gudang di Jalan Mahakam, Kota Blitar.
- Sempat Keluhkan Sakit Dada: Korban diketahui sempat mengeluh sakit dada dua minggu sebelumnya, sudah memeriksakan diri ke dokter, lalu kembali bekerja.
- Diduga Meninggal karena Sakit: Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda kekerasan, korban diduga meninggal dunia akibat sakit.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi
TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - M Sodiq (49), warga Desa Benci, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia di kabin ekskavator di area proyek pembangunan gudang di Jalan Mahakam, Kota Blitar, Rabu (17/12/2025) malam.
Korban yang merupakan operator ekskavator sempat mengeluhkan sakit di bagian dada sebelum ditemukan meninggal dunia.
"Berdasarkan keterangan keluarga, sekitar dua minggu lalu, korban sempat mengeluh sakit di bagian dada."
"Sudah periksa ke dokter dan korban kembali bekerja," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, Kamis (18/12/2025).
Baca juga: Pelaku Pembacokan Tewas saat Ditangkap, Kapolres Lumajang Tak Takut Markas Diserang: Sesuai Prosedur
Kronologi
Korban kali pertama ditemukan meninggal dunia di dalam kabin ekskavator oleh anaknya, Yipang Dika Wijaya (16).
Ketika itu, anak korban sedang mencari korban yang belum pulang ke rumah hingga pukul 19.00 WIB.
Anak korban kemudian mencari korban ke lokasi proyek tempat korban bekerja di Jalan Mahakam, Kota Blitar.
Sesampai di lokasi proyek tempat korban bekerja, anak korban melihat korban dalam posisi duduk seperti tidur di kabin ekskavator.
Anak korban berusaha membangunkan korban, tapi korban tidak bergerak.
Anak korban akhirnya sadar korban sudah meninggal dunia.
"Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Sukorejo Polres Blitar Kota," ujar Samsul.
Petugas Polsek Sukorejo bersama Unit Identifikasi Polres Blitar Kota segera mendatangi lokasi.
Polisi dengan dibantu petugas kesehatan Puskesmas Sukorejo mengecek kondisi korban.
Petugas kesehatan memastikan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Dari hasil visum tim medis Pukesmas Sukorejo juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diduga meninggal karena sakit," katanya.
| Rumah Pensiunan PNS di Blitar Diobok-obok Maling, Kerugian Rp30 Juta |
|
|---|
| Transfer Tak Masuk, Dua iPhone 11 Pro Max Dibawa Kabur |
|
|---|
| Warga Blitar Keluhkan Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki: Ini Jalan Apa Sungai |
|
|---|
| Truk Terobos Lampu Merah Tewaskan Pengendara Wanita di Blitar |
|
|---|
| Pengemudi Diduga Mabuk Tabrak Suami Istri di Blitar, Dikejar dan Dihajar Massa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Polisi-melakukan-olah-TKP-di-lokasi-ditemukan-korban-meninggal-dunia-di-kabin-ekskavator.jpg)