Selasa, 21 April 2026

Berita Trenggalek

Kilang Penyulingan Daun Cengkeh di Watulimo Trenggalek Mendadak Terbakar, Kerugian Setengah Miliar

Kebakaran terjadi di tempat usaha penyulingan daun cengkeh di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (29/12/2025)

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Januar
Istimewa
Kebakaran di tempat usaha penyulingan daun cengkeh di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (29/12/2025). Kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 500 juta. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran terjadi di tempat penyulingan daun cengkeh di Desa Tasikmadu, Watulimo, Trenggalek, tanpa korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material sekitar Rp 500 juta.
  • Api dilaporkan pukul 05.09 WIB dan ditangani 18 personel dengan 2 unit mobil damkar. Proses pemadaman memakan waktu hampir 5 jam karena limbah daun cengkeh mudah terbakar.
  • Kebakaran diduga berasal dari percikan api tungku penyulingan yang menyambar limbah daun cengkeh kering. 

 


Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sofyan Arif Candra

TRIBUNMADURA.COM , TRENGGALEK - Kebakaran terjadi di tempat usaha penyulingan daun cengkeh di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (29/12/2025)

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 500 juta.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Habib Solehudin, menjelaskan kebakaran pertama kali dilaporkan ke Posko Damkar Trenggalek pada pukul 05.09 WIB oleh pemilik usaha, Suparno, warga RT 14 RW 02 Desa Tasikmadu.

Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengirimkan 18 personel dan 2 unit mobil pemadam kebakaran.

"Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material yang terbakar berupa limbah daun cengkeh yang mudah terbakar. Total waktu penanganan mencapai 4 jam 43 menit dengan response time sekitar 64 menit," kata Habib, Senin (29/12/2025).

Baca juga: Pemkot Surabaya Luncurkan Robot dan Mobil Hazmat Pemadam Kebakaran Super Canggih

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di lokasi, kebakaran bermula saat pemilik usaha mulai melakukan penyulingan daun cengkeh dan dilem sekitar pukul 02.00 WIB.

Sekitar pukul 04.30 WIB, api dari tungku pembakaran diduga menyambar limbah daun cengkeh kering sehingga api cepat membesar dan tidak dapat dikendalikan secara manual.

"Penyebab kebakaran murni karena percikan api dari kayu pembakaran yang menyambar limbah daun cengkeh hasil penyulingan," lanjutnya.

Habib mengimbau para pelaku usaha penyulingan agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan pengelolaan limbah yang mudah terbakar.

"Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan dan peralatan penyulingan," pungkasnya.

 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
 
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved