Berita Kabupaten Blitar
BPBD Minta Warga Waspada Usai 2 Desa di Blitar Diterjang Longsor
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar menerima laporan bencana tanah longsor di dua titik pada Kamis (30/4/2026).
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
- Tanah longsor di Blitar tutup akses jalan di Gandusari dan Doko.
- Hujan deras picu longsor, BPBD bersama TNI Polri lakukan pembersihan material.
- BPBD imbau warga waspada potensi bencana hidrometeorologi di musim pancaroba.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi
TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Kabupaten Blitar, Jawa Timur, diterjang bencana tanah longsor di penghujung musim hujan 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar menerima laporan bencana tanah longsor di dua titik pada Kamis (30/4/2026).
Dua titik bencana longsor itu terjadi di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, dan di Desa Sumberurip, Kecamatan Doko.
Peristiwa tanah longsor di dua lokasi sempat menutup akses jalan lingkungan.
"Kemarin, kami bersama TNI, Polri, dan warga melakukan pembersihan material longsor di dua lokasi. Sekarang akses jalan sudah normal kembali," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, Sabtu (2/5/2026).
Wahyudi mengatakan, sebelum terjadi longsor, hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Blitar sejak siang hingga sore.
Hujan deras yang berlangsung lama menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan memicu terjadinya tanah longsor di dua lokasi.
Longsor di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, menutup akses jalan antardesa dengan lebar lebih kurang 4 meter dan panjang terdampak sekitar 30 meter.
Baca juga: Pancaroba Picu Cuaca Ekstrem di Sampang, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Longsor di Dusun Pucuk Dawung, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, juga menutup akses jalan lingkungan dengan lebar lebih kurang 4 meter dan panjang terdampak sekitar 15 meter.
"Material tanah longsor hanya menutup akses jalan. Bangunan rumah warga tidak ada yang terdampak," ujarnya.
Warga Diimbau Waspada
Wahyudi mengimbau masyarakat tetap waspada dengan potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan angin kencang di penghujung musim hujan ini.
Di musim pancaroba ini masih sering terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang.
"Masyarakat tetap waspada, akhir-akhir ini masih terjadi hujan lebat di sebagian besar wilayah Kabupaten Blitar," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/longsor-di-blitar-BPBD-bersama-TNI-Polri-dan-warga-gotong-royong-membersihkan-material-longsor.jpg)