Sabtu, 25 April 2026

Berita Probolinggo

Jalan di Tiris Probolinggo Ambles, Tak Bisa Dilintasi Kendaraan Roda 4

Ruas Jalan Dusun Kedungkokap, Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Probolinggo, Jawa Timur, dilanda longsor. Sebagian badan jalan ambles dan tergerus.

Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/Tribun Jatim Network/Polres Probolinggo
JALAN AMBLES - Kapolres Probolinggo, AKBP Latif meninjau jalan di Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang ambles setelah terjadinya longsor. Kini jalan tersebut hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua, Selasa (24/2/2026). 
Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahsan Faradisi

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Ruas Jalan Dusun Kedungkokap, Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Probolinggo, Jawa Timur, dilanda longsor, Selasa (24/2/2026) dini hari.

Longsor terjadi usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Tiris.

Material tanah yang bergerak mengakibatkan sebagian badan jalan ambles dan tergerus, sehingga akses tersebut mengalami kerusakan dan untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Menindaklanjuti kejadian itu, Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif turun langsung ke lokasi guna melakukan peninjauan dan memastikan langkah penanganan berjalan optimal.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung dampak kerusakan infrastruktur sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

"Kami telah memasang garis pengaman dan water barrier di sekitar lokasi guna mencegah kendaraan melintas di jalur yang terdampak," kata AKBP Latif, Selasa (24/2/2026).

"Untuk sementara, kendaraan roda empat tidak diperkenankan melintas karena kondisi jalan yang ambles cukup membahayakan," imbuhnya.

Baca juga: Longsor Tutup Akses Jalan 2 Dusun di Bondowoso, Warga Gotong Royong Potong Pohon Tumbang

Petugas Berjaga

Selain itu, lanjut AKBP Latif, pihkanya juga meminta beberapa personel berjaga untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengarahkan masyarakat menuju jalur alternatif yang lebih aman.

"Kami menyiagakan personel untuk melaksanakan penjagaan di sisi utara lokasi jalan yang terdampak longsor, terutama malam hari guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.

AKBP Latif mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas menggunakan kendaraan roda empat hingga proses perbaikan selesai dilakukan. 

Baca juga: 4 Desa di Madiun Terendam Banjir, Ketinggian Air Sampai 1,5 Meter

"Kami juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat penanganan serta perbaikan jalan," tutur AKBP Latif.

Saat ini, menurut AKBP Latif, kendaraan roda dua masih dapat melintas secara bergantian dengan pengawasan ketat dari petugas di lapangan.

"Secara umum, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan," pungkasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved