Berita Surabaya

Satpol PP Surabaya Tertibkan Pedagang yang Nekat Berjualan di Trotoar Pasar Pucang Anom Surabaya

Kasi Trantib Pol PP Kecamatan Gubeng, Mudjono mengatakan, pihaknya menertibkan pelanggar Damija (Daerah Milik Jalan).

Satpol PP Surabaya Tertibkan Pedagang yang Nekat Berjualan di Trotoar Pasar Pucang Anom Surabaya
TRIBUNMADURA.COM/DELYA OKTOVIE
Satpol PP Surabaya tertibkan pedagang yang nekat berjualan di area trotoar Pasar Pucang Anom, Surabaya, Rabu (6/3/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Satpol PP Surabaya melakukan penertiban pedagang yang nekat berjualan di area trotoar Pasar Pucang Anom, Surabaya, Rabu (6/3/2019).

Kasi Trantib Pol PP Kecamatan Gubeng, Mudjono mengatakan, pihaknya menertibkan pelanggar Damija (Daerah Milik Jalan).

Menurutnya, Satpol PP Surabaya sudah bolak-balik melakukan penertiban di area trotoar Pasar Pucang Anom, namun pedagang tak juga kapok.

Banjir di Kabupaten Madiun, Tim SAR Gabungan Evakuasi Warga yang Masih Bertahan di Dalam Rumah

Sejumlah barang dagangan sekaligus peralatan seperti meja, kursi, gerobak hingga terpal warung, disita mereka.

"Kami menertibkan yang melanggar Damija termasuk yang kumuh-kumuh. Rombong yang ditaruh di atas Damija, itu kan tidak boleh," ucapnya.

Mudjono meyakini, trotoar Pasar Pucang Anom perlu dibenahi, karena merupakan pedestrian yang tepat berada di atas saluran.

"Menang ini perlu pembenahan. Karena apa? karena sebelum ada pembenahan terkait dengan pedestrian, saluran, kondisinya seperti ini," kata Mudjono.

Perayaan Hari Raya Nyepi di Kota Batu, Unik Bertemakan Pemilu 2019, Ada Sosialisasi Surat Suara Juga

"Karena apa? parkir, dia parkir mesti di depan-depan sini, seharusnya parkir sudah disediakan di atas, punyanya Pasar Pucang, akhirnya kosong," imbuh dia.

Ketika ditanya soal solusi agar kondisi trotoar kondusif, Mudjono mengatakan, penertiban sebagai jawabannya.

Meski hasil tidak maksimal, selama trotoar Pasar Pucang Anom belum bersih dari PKL, ia dan timnya akan terus lanjut menertibkan.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Pucangsewu, Kenny Pieter menyebut, sudah sering melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjaga trotoar bersih dari PKL.

Banjir di Kabupaten Madiun, Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro Terjun Langsung Evakuasi Warganya

Kenny Pieter mengatakan, sosialisasi terakhir yang dilakukannya, tiga minggu yang lalu.

"Tiga minggu lalu sudah kami beritahu juga, tapi ternyata masih kembalu lagi," ucap Kenny Pieter.

Namanya PKL ya seperti itu, muncul, ditertibkan, muncul lagi. Kami akan sosialisasi terus, sama seperti di wilayah Kertajaya," tegasnya. (del)

Banjir di Desa Klumutan Madiun Mulai Surut, Warga Bersihkan Perabot dan Rumah

Penulis: Delya Oktovie
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved