Berita Surabaya

Tri Rismaharini Beri Pesan Anak Yatim Piatu Penghuni Eks Lokalisasi, Baju Jelek Bukan Patokan Sukses

Tri Rismaharini berharap, para anak-anak yatim piatu penghuni eks lokalisasi bisa kembali bersekolah karena telah memiliki orang tua asuh.

Tri Rismaharini Beri Pesan Anak Yatim Piatu Penghuni Eks Lokalisasi, Baju Jelek Bukan Patokan Sukses
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, memotivasi undangan usai penyerahan buku tabungan di Graha Sawunggaling Surabaya, Sabtu (9/3/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini berharap, program menjadikan 154 pejabat Pemkot Surabaya sebagai orang tua asuh anak-anak yatim piatu penghuni eks lokalisasi, bermanfaat.

Tri Rismaharini berharap, para anak-anak yatim piatu penghuni eks lokalisasi bisa kembali bersekolah karena telah memiliki orang tua asuh.

“Kepada anak-anakku semuanya, sekarang kalian sudah punya biaya untuk sekolah. Saat ini tidak ada alasan lagi bahwa kalian tidak punya uang untuk biaya sekolah," kata Tri Rismaharini, Sabtu (9/3/2019).

Tertangkap Kamera CCTV, Aksi Pencurian di SDN Ketawanggede Terungkap, Pelaku dalam Pengejaran Polisi

Tri Rismaharini menyebut, sepatu dan pakaian jelek, bukanlah patokan ketidaksusesan seseorang untuk masa depannya,

"Mulai sekarang maju terus meskipun sepatu kalian jelek dan baju kalian jelek, karena bukan itu yang menjadikan kalian sukses dan berhasil. Kalian bisa sukses karena kemauan kalian, bukan orang lain,” tuturnya.

Tri Rismaharini juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan para pejabat Pemkot, yang mau menjadi orang tua asuh dan membantu anak-anak yatim.

Nekad Buka Pintu Gerbong Kereta Api dan Melompat, Wanita Asal Sulawesi Selatan Ditemukan Tewas

“Percayalah bahwa kita tidak akan semakin miskin hanya karena membantu mereka. Mudah-mudahan yang teman-teman lakukan ini bisa membantu mereka," ucap Tri Rismaharini.

"Saya tidak bisa membalas apa-apa dan yakin lah bahwa anak-anak ini akan mendoakan teman-teman pemkot,” katanya. (del)

Kisah Istri TNI Mengajar di Masalembu, Tempuh Jarak Belasan Jam hingga Ombak Lautan Setinggi 4 Meter

Penulis: Delya Oktovie
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved