Berita Sampang

Pedagang Pasar Juklanteng Sampang Nekad Berjualan di Pinggir Jalan, Arus Kendaraan Tersendat

Sejumlah pedagang Pasar Juklanteng, berjualan di bibir jalan raya nasional, tepatnya di Jalan Diponegoro, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Pedagang Pasar Juklanteng Sampang Nekad Berjualan di Pinggir Jalan, Arus Kendaraan Tersendat
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Jalanan di depan Pasar Juklanteng, Jalan Diponegoro, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Senin (11/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sejumlah pedagang Pasar Juklanteng, berjualan di bibir jalan raya nasional, tepatnya di Jalan Diponegoro, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Para pedagang berjualan berjajar di pinggiran jalan depan Pasar Juklanteng di sebelah kanan jalan dari Monumen Sampang ke arah Kabupaten Pamekasan.

Tak pelak, adanya para pedagang yang berjualan di pinggir jalan itu, membuat arus laju kendaraan yang melintas, terganggu.

Bupati Sebut Penyebab Banjir di Kabupaten Madiun karena Kurangnya Kepedulian terhadap Lingkungan

Tampak beberapa kendaraan roda dua dan empat mengalami kemacetan.

Mina, penjual yang berjualan di pinggir jalan mengatakan, sudah lama para pedagang berjualan di pinggiran jalan.

"Kami berjualan di luar karena di dalam pasar sudah tidak muat di tempati," ujarnya, Senin (11/3/2019).

Penjual rempah-rempah ini mengaku, tidak pernah ditertibkan oleh aparat keamanan, seperti Satpol PP Sampang.

Reino Barack Ungkap Awal Perkenalannya dengan Syahrini, Sempat Tak Dihiraukan si Incess

"Apalagi kami berjualan cuma sebentar. Kami sudah mulai mengemas barang dagangan sekitar pukul 09.00 WIB, jadi tidak terlalu mengganggu," jelasnya.

Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Sampang, Sapta N Ramlan, belum memberikan komentar terkait masalah kemacetan dari para pedagang tersebut.

"Pak Sapta sedang pergi keluar kota, kalau tidak salah ada kegitan di Jakarta," kata penjaga Kantor Disperindag Sampang saat TribunMadura.com mendatangi lokasi.

"Sedangkan Kepala Disperindag saat itu juga ada kegiatan," imbuhnya.

Alokasi APBD Sumenep untuk Wisata hanya 20 Persen, Jalan Menuju Pantai Slopeng Tak Maksimal

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved