Rumah Politik Jatim

Hadiri Istighotsah Kubro, Cawapres KH Ma'ruf Amin Pamer Kartu Program Unggulan Paslon 01

Dihadapan ribuan jamaah yang hadir di acara Istighatsah Kubro, Silaturrahim Ulama, Santri dan Masyarakat Madura di Stadion Gelora Madura

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Maruf Amin saat menyampaikan pidatonya di atas panggung utama di dalam Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Selasa (19/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dihadapan ribuan jamaah yang hadir di acara Istighatsah Kubro, Silaturrahim Ulama, Santri dan Masyarakat Madura di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Selasa (19/3/2019) pukul 15.00 WIB, Maruf Amin pamer kartu.

Dalam pembuka pidatonya Maruf Amin menyampaikan, kunci kemajuan Indonesia ada pada manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlakul karimah.

Ma'ruf Amin mengatakan akan melanjutkan ikhtiar Jokowi untuk membangun dan melindungi segenap bangsa indonesia untuk menjadikan kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik.

Sulit Menang Lawan Persela di Lamongan, Pelatih Madura United Akan Bawa Komposisi Tim yang Berbeda

Gunakan Dana Capai Rp 20 Miliar, Kabupaten Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak di 226 Desa

Bertandang Lawan Persela di Piala Presiden 2019, Pelatih Madura United Akui Akan Jadi Laga Menarik

Di bidang pendidikan, KH Ma'ruf mengatakan akan meneruskan program beasiswa dan akan meningkatkannya sampai ke tingkat kuliah.

"Untuk itu kepada anak-anakku semua, kalian jangan takut untuk bermimpi, bercita-cita. Orang tua tidak perlu khawatir akan masa depan anaknya," kata Ma'ruf sembari diteriaki yang diimbangi dengan suara riuh tepuk tangan ribuan jamaah yang hadir di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Selasa (19/3/2019).

Maruf Amin melanjutkan pidatonya, ia memotivasi kalangan santri yang hadir untuk jangan takut bermimpi. Jangan takut bercita-cita karena sekarang negara sudah hadir dan negara akan hadir selamaya.

KH Maruf Amin di Ponpes Annuqayah Sumenep, Minta Doa Restu dan Sebut Warga NU Harus Dukung Kader NU

KH Maruf Amin Ngaji Bersama dan Berikan Ijazah Kitab Sahih Bukhari ke Santri Annuqayah Sumenep

Hati-Hati, Ternyata ini Alasan Ular Memasuki dan Tinggal di Dalam Rumah

Dengan adanya Kartu Indonesia Pintar (KIP), kata Maruf Amin, para santri yang kurang mampu jangan takut untuk tidak bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.

"Jangan takut untuk tidak sekolah. Negara sudah hadir untuk kalian dan akan terus hadir. Jokowi sudah mengeluarkan kartu KIP. Sudah punya semua?" tanya Maruf kepada ribuan jamaah yang hadir.

Dengan serentak jamaah menjawab 'Sudah'. KIP tersebut kata Maruf Amin akan dapat membantu biaya pendidikan dari usia dini sampai kuliah dengan kartu tersebut.

Tak hanya itu, Maruf Amin juga pamer soal Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Maruf Amin mengatakan, dengan adanya kartu KIS tersebut orang Indonesia tidak akan ada lagi yang 'Sadikin' yang artinya, ketika sakit langsung menjadi miskin.

Dengan hadirnya kartu KIS, kata Maruf Amin pada nantinya akan bermanfaat bagi orang yang sakit terutama yang tidak mampu dalam pembiayaan bisa terbantu dan meringankan biaya dengan menggunakan kartu tersebut.

"Jadi nanti tidak akan ada lagi orang yang 'Sadikin' ketika sakit sedikit langsung menjadi miskin. Kita sudah punya kartu KIS," tegas Maruf Amin sembari disambut gelak tawa ribuan jamaah yang hadir.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved