Berita Tuban

Wajib Pajak Bisa Lapor SPT Tanpa Perlu Datang ke Kantor Pajak dengan Pakai e-Filling, Gampang Banget

Cukup melalui sistem online, wajib pajak dapat melaporkan penghitungan pajak, penghasilan, harta, objek, atau kewajiban lainnya.

Wajib Pajak Bisa Lapor SPT Tanpa Perlu Datang ke Kantor Pajak dengan Pakai e-Filling, Gampang Banget
TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Tampilan utama website http://djponline.pajak.go.id/ yang bisa digunakan laporan SPT via online, Kamis (21/3/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Wajib pajak pribadi maupun badan hukum kini tak perlu harus ke kantor pelayanan pajak (KPP) untuk menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT).

Cukup melalui sistem online, wajib pajak dapat melaporkan penghitungan pajak, penghasilan, harta, objek, atau kewajiban lainnya.

Caranya, wajib pajak cukup dengan masuk ke website http://djponline.pajak.go.id/.

Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Kementerian Agama, Penyidik KPK Periksa 12 Orang Saksi di Polda Jatim

"Benar sekarang lapor SPT tahunan bisa melalui on-line, cukup klik http://djponline.pajak.go.id/," kata Kasi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Tuban, Binanto Suryono, Kamis (21/3/2019).

"Bisa melapor SPT di rumah maupun di warung kopi," sambung dia.

Binanto Suryono menjelaskan, ada tahap atau cara untuk bisa masuk ke website tersebut dan melaporkan SPT.

Tahap itu di antaranya, wajib pajak harus memiliki nomor Electronic Filing Identification Number (EFIN) yang diberikan langsung oleh KPP.

Mayat Wanita Ditemukan di Semak-Semak Pinggir Jalan Kediri-Tulungagung, Diduga Korban Tabrak Lari

Jadi, wajib pajak harus datang langsung ke KPP untuk mendapatkan nomor EFIN agar bisa masuk website http://djponline.pajak.go.id/.

"Harus punya nomor EFIN dulu untuk bisa melaporkan SPT via online, nanti ada panduannya lebih lanjut. Termasuk harus menyertakan e-mail dan memasukkan kata sandi," terangnya.

Setelah  login, wajib pajak bisa mengisi form yang sudah tersedia, baik untuk wajib pajak pribadi maupun badan hukum, bisa mengisi SPT di E-filling.

Namun, kebanyakan wajib pajak yang sudah tahu atau mengurus via online masih saja datang ke KPP.

Tersangka Kasus Pelecehan Seksual di SDN Kauman 3 Kota Malang Mangkir dari Panggilan Polisi

"Katanya kalau tidak ke KPP masih kurang puas, jadi ya tetap ada yang minta dipandu pelayanan. Sampai saat ini setiap harinya masih ada 300 an wajib pajak yang melaporkan SPT," pungkasnya.

Sekadar diketahui, SPT 2018 untuk pribadi dimulai awal Januari hingga akhir Maret 2019, sedangkan untuk badan hukum dimulai Januari hingga akhir April 2019.

Jika wajib pajak baik pribadi maupun badan hukum telat melapor atau tidak melapor, maka akan didenda.

Untuk wajib pajak pribadi maka didenda Rp 100 ribu, sedangkan untuk yang berbadan hukum didenda Rp 1 juta.(nok)

Operasi Mantap Brata Pengamanan Pemilu 2019, Polda Jatim Libatkan 26.827 Personel Secara Langsung

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved