Ramadan 2019

Main Togel Menjelang Buka Puasa, Wanita Paruh Baya di Sumenep ini Akhirnya Kena Batunya

Main Togel Menjelang Buka Puasa, Wanita Paruh Baya di Sumenep ini Akhirnya Kena Batunya.

Main Togel Menjelang Buka Puasa, Wanita Paruh Baya di Sumenep ini Akhirnya Kena Batunya
TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Mawatik (53) asal Dusun Tarebungan Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Sumenep ditangkap polisi akibat main judi togel dan barang bukti yang diamankan, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Mawatik binti Busadin (53) asal Dusun Tarebungan Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura ditangkap polisi akibat main judi togel di Bulan Ramadan, sore hari menjelang buka puasa, Kamis (16/5/2019).

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, judi togel dilakukan oleh tersangka di rumah miliknya sendiri, sekira pukul 16.30 WIB.

"Dalam rangka Operasi Pekat Semeru 2019, kami melakukan penangkapan terhadap Mawatik Binti Busadin karena kasus judi togel," ujarnya, Jumat (17/5/2019).

Menurut Widiarti, pada pukul 16.30 WIB, tersangka melakukan aksi judi togel itu di ruang tamu rumahnya yang berada di Kampung Pasar Pabrik, Dusun Tarebungan RT 001 RW 002 Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

"Saat itu tersangka sedang melakukan rekap nomor kupon putih jenis togel," paparnya.

Akhirnya, polisi menangkap tersangka dan juga mengamankan barang bukti (BB) berupa uang tunai sebesar Rp 141.000, 26 lembar kertas berisi catatan nomor togel.

Selain itu juga ada 1 buah tulis merk “SA D.E.S.I.G.N.”, bergambar 2 orang laki-laki bertuliskan “Riza” yang digunakan untuk rekapan pembelian nomor togel,

Lalu 2 buah Bolpoin warna biru merk “QUANTUM QS 01” tinta warna hitam, dan 2 buah Spidol warna merah tanpa merk tinta warna merah.

Kemudian 1 buah Hp merk Nokia tipe C3 warna Hitam, dan 1 buah tas tanpa merk warna biru muda bergambar beruang yang bertuliskan “Happy birthday”, dan 1 buah dompet warna coklat yang bertuliskan Toko emas “Tiga Saudara".

"Akibat perbuatannya tersangka itu dikenakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 303 ayat (1) ke 1e, 2e dan ayat (3) KUH Pidana," tegas Widiarti.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved