Berita Gresik

Alun-Alun Gresik Segera Diresmikan, Exs PKL Unjuk Rasa ke DPRD Meminta Tempat Berjualan

Mereka berharap bisa kembali berjualan di Alun-alun Gresik setelah dua tahun direlokasi ke Jalan Notoprayitno.

Alun-Alun Gresik Segera Diresmikan, Exs PKL Unjuk Rasa ke DPRD Meminta Tempat Berjualan
SURYA/SUGIYONO
Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S Bintoro berfoto bersama PKL Alun-alun Gresik usai unjuk di depan Kantor DPRD Gresik, Kamis (21/2/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Para Exs pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Gresik unjuk rasa ke depan Kantor DPRD Gresik.

Mereka berharap bisa kembali berjualan di Alun-alun Gresik setelah dua tahun direlokasi ke Jalan Notoprayitno.

Selama ini, ketika pembangunan Alun-alun Gresik pada 2017, para PKL dipindahkan ke Jalan Notoprayitno, perbatasan dengan wilayah Kecamatan Gresik.

Namun, setelah pembangunan revitalisasi Alun-alun Gresik akan selesai, para exs PKL Alun-alun ini belum ditampung untuk bisa berjualan di Alun-alun Gresik.

Anang Hermansyah dan Ashanty Beber Keadaan Terkini Ahmad Dhani di Penjara, Beri Pesan Ini Juga

"Kami hanya ingin Exs PKL Alun-alun yang direlokasi di Jalan Notoprayitno untuk bisa berjualan kembali di Alun-alun Gresik. Sebab, rencananya akan diresmikan pada Maret 2019," kata Yasin, ketua paguyuban PKL, Kamis (21/2/2019).

Massa PKL Alun-alun yang merasa tidak dilibatkan oleh Pemkab Gresik dalam penempatan pedagang di Alun-alun Gresik.

Sebab, pemerintah daerah telah mengajak pedagang baru sesuai dengan peraturan yang baru.

"Seharusnya kita yang disediakan tempat terlebih dahulu, sebab selama ini direlokasi di tempat yang kurang layak," katanya.

Gadis Kecil Asal Kota Batu Punya Warna Mata Biru yang Cantik, Sempat Dikira Pakai Kontak Lensa

Anggota DPRD Gresik Komisi II, Subki yang menemui pengunjuk rasa mengatakan, DPRD telah berupaya untuk memediasi dan mencarikan tempat.

Namun, kata dia, harus sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah.

"Kita akan panggil Diskoperindag untuk memperjelas keberadaan Exs PKL Alun-alun Gresik," kata Subki.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Gresik, Darman mengatakan, untuk di dalam Alun-alun Gresik hanya untuk makanan khas Gresik dan ada tempat jualan di ring satu dan ring dua bagi warga miskin dan dhuafa.

Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng Surabaya, Ungkap Curahan Hati Soal Sang Ayah Ditahan

"Di ring dua Alun-alun, akan diperuntukan kaum duafa dan belum beruntung. Itu parameternya, tidak memiliki kendaraan bermotor. Saudara juga boleh berjualan di ring dua, asalkan memenuhi peraturan, yaitu tidak mempunyai sepeda motor," kata Darman.

Sementara itu, Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S Bintoro ikut mengamankan jalannya unjuk rasa mengatakan, akan mencarikan penyelesaian agar para PKL tetap bisa berjualan.

"Saya akan menghadap ke Bupati dan DPRD Gresik untuk mencarikan solusi agar PKL bisa tetap berjualan," kata AKBP Wahyu S Bintoro sambil membagikan nasi bungkus, gula, dan minyak goreng ke PKL. (ugy/Sugiyono).

Sutiaji Pastikan Pohon Tumbang di Kota Malang Karena Bencana Alam, Bantah Pohon Sudah Lapuk dan Tua

Penulis: Soegiyono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved