Breaking News:

Rumah Politik Jatim

Angka Swing Voter di Lembaga Survey Capai 48 Persen, TKD Jatim Optimis Banyak yang Akan ke Jokowi

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jatim, Machfud Arifin menanggapi hasil survei PolMark yang mengatakan angka swing voters pada

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Timur untuk Jokowi-Ma'ruf, Machfud Arifin 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jatim, Machfud Arifin menanggapi hasil survei PolMark yang mengatakan angka swing voters pada Pilpres 2019 masih tinggi yaitu 48 persen.

Machfud mengatakan hasil survei tersebut sah-sah saja dan justru menjadi motivasi TKD Jatim untuk lebih giat turun untuk door to door.

"Tapi katakanlah angka swing voters itu dibagi dua, (Jokowi-Ma'ruf) masih unggul jauh, jadi tidak usah takut," kata Machfud saat ditemui di Kantor TKD Jatim, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jumat (8/3/2019).

Bangkalan Akan Punya Islamic Science Park, Pasar Syariah Internasional Mirip yang di London Inggris

KPU Jatim Terus Lakukan Verifikasi WNA yang Masuk DPT, Ajak Pihak Terkait Bekerjasama

Temukan Struktur Bangunan Purbakala Mirip Masa Majapahit di Malang, Peneliti Akan Lakukan Ekskavasi

Mantan Kapolda Jatim ini melanjutkan mayoritas swing voters adalah pemilih yang pintar dan rasional yang mungkin masih menunggu debat untuk meyakinkan pilihannya

"Bahkan bisa saja menunggu sampai debat kelima baru menentukan pilihan, dan saya yakin banyak yang akan ke Pak Jokowi," ucap Machfud.

Secara nasional Machfud menunjukkan hasil survei dari beberapa lembaga menunjukkan bahwa Jokowi-Ma'ruf unggul dibandingkan Prabowo-Sandiaga dengan persentase yang bermacam-macam.

Pelaku yang Buang Bayinya di Makam Kamsota Sumenep, Diduga Karena Cerai dari Suaminya

Ternyata Pelatih Madura United Mainkan Dua Pemain Trial Saat Lawan Persija, Dejan Akui Bikin Sukses

Striker Madura United Rakic Persembahkan Dua Gol untuk Putrinya yang Baru Lahir: Welcome Eleni

"Ada yang 30-54 ada yang 30-56 itu menunjukkan tren yang bagus untuk kemenangan Pak Jokowi, untuk di Jawa Timur sendiri sebentar lagi juga akan keluar survei," ucap Machfud.

Namun jika dilihat di lapangan, Machfud mengatakan geliat dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf semakin membesar bahkan lebih besar jika dibandingkan Pemilu tahun 2014.

"Katakanlah di Madura yang kita pada tahun 2014 kalah saat ini menunjukkan tren yang bagus, Bojonegoro kemudian Lamongan, Gresik juga ke Pak Jokowi," ucap Machfud.

Namun begitu, Machfud mengakui titik-titik tersebut suara untuk Jokowi-Ma'ruf masih perlu dipertebal, terutama Pacitan yang merupakan basis dari Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Tapi pada tahun 2014 saja Pak Jokowi yang belum siapa-siapa sudah menang di 24 kabupaten kota dan saat ini Pak Jokowi  sudah menunjukkan kinerjanya dan masyarakat yang merasakan manfaatnya semoga semua bisa berpikir positif ke Pak Jokowi," ucap Machfud.

Dandim 0827 Sumenep Lakukan Sidak, Tinjau Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Mayat Pria Mengambang di Sungai, Diduga Mirip Ciri-Ciri Maling yang Kabur Mencuri Speaker Masjid

Chen Jadi Member EXO Pertama yang Debut Solo, Syuting Video Musik Dijadwalkan April Mendatang

Satu-satunya lawan terberat bagi Jokowi saat ini menurut Machfud adalah berita hoax dan fitnah yang semakin menguat.

"Dan fitnah-fitnah tersebut bukan hanya ditujukan kepada Pak Jokowi tapi bahkan KPU, ini cukup memprihatinkan karena merupakan suatu bentuk delegitimasi dan juga bentuk kepanikan dari pihak sebelah," pungkasnya. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved