Pilpres 2019
Wacana People Power dari Amien Rais Ditolak Mahasiswa, PMII: People Power Termasuk Inkonstitusional
Wacana People Power dari Amien Rais Ditolak Mahasiswa, PMII: People Power Termasuk Inkonstitusional
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim, sebut isu people power yang dilancarkan oleh Amien Rais ancam spirit demokrasi Indonesia.
Ketua umum PKC PMII Jatim, Abdul Ghoni, menuturkan, PMII Jatim menolak isu people power yang dilancarkan oleh Amien Rais beberapa waktu yang lalu.
Sekadar diketahui, Amien Rais melontarkan pernyataan akan mengerahkan People Power jika dalam Pilpres 2019 ditemukan adanya kecurangan.
"Menolak seruan people power karena termasuk inkonstitusional", ucap Abdul Ghani saat konferensi pers di kantor sekretariat PKC PMII Jatim di jalan Elveka III no 23 Surabaya.
• TERBARU, Hasil Real Count KPU Hingga Senin (22/4/2019) ini, Suara Jokowi Vs Prabowo Masih Stagnan
• BREAKING NEWS - Gara-gara Real Count Pemilu, Babak 8 Besar Persebaya Vs Madura United Harus Mundur
• La Nyalla Blak-blakan Ditagih Janji Potong Leher Usai Jokowi Kalah di Madura: Saya Total
• Bahas People Power dari Amien Rais, La Nyalla Instruksikan Pemuda Pancasila Hadang Ancaman itu
Menurut Ghoni, seruan people power itu dapat mencederai spirit demokrasi Indonesia.
Pasalnya, masih menurut Ghoni, seruan people power itu dapat memprovokasi massa untuk tidak percaya kepada penyelenggara pemilu.
"Karena seruan people power dapat membuat dan memancing, bahwasanya negara gagal dalam menyelenggarakan pemilu" jelas Ghoni.
Untuk pemilu saat ini, ucapnya, tidak perlu seruan people power karena menurutnya pelaksanaan Pemilu tahun ini berjalan lancar.
"Tinggal menunggu hasilnya bagaimana, mungkin sedikit beberapa titik ada kejadian-kejadian. yang saya pikir pihak kepolisian dan TNI dapat meredam dan menjawab kejadian-kejadian itu" tegasnya.
ia melanjutkan, pihaknya menghimbau kepada seluruh mahasiswa agar dapat berpikir cerdas dan bisa meredam konflik.
"kita tidak mau penggerakan massa dan penggerakan opini dimanfaatkan oleh elite politik", lanjutnya.
Selain itu, tambahnya, pihaknya menginginkan agar elite politik tidak membuat kegaduhan karena dapat memperkeruh suasana.
"Kita menekankan kepada elite politik untuk tidak gaduh, karena kegaduhan yang dilakukan oleh elite politik dapat membuat kegaduhan di akar rumput" pungkasnya. (Yusron Naufal Putra)
• Anak SD di Tuban Kayuh Sepeda BMX Sejauh 84 Km untuk Kakaknya, di Tengah Jalan, Ini yang Terjadi
• Akhirnya Terungkap Sosok Raja Hayam Wuruk & Gajah Mada Sebenarnya, Meditasi Mpu Haris
• Alasan Emil Dardak dan Arumi Bachsin Tempati Rumah Dinas di Jalan Margorejo Indah Surabaya
• Kabar Sedih Mulan Jameela Istri Ahmad Dhani, Safeea Masuk RS Setelah Tahu Ayahnya Dipenjara