Breaking News:

Pemilu 2019

Provokasi di Medsos Marak saat Real Count, Begini Cara Ketua PCNU dan Bupati Bangkalan Meredamnya

Provokasi di Medsos Marak saat Real Count, Begini Cara Ketua PCNU dan Bupati Bangkalan Madura Meredamnya.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/AHMAD FAISOL
Ketua PCNU Kabupaten Bangkalan KH Makki Nasir. 

Provokasi di Medsos Marak saat Real Count, Begini Cara Ketua PCNU dan Bupati Bangkalan Madura Meredamnya

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Ketua PCNU Bangkalan KH Makki Nasir mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing dengan berbagai upaya provokasi di tengah pelaksanaan tahapan-tahapan Pemilu 2019, alias real count KPU.

Imbauan tersebut disampaikan KH Makki Nasir melalui rekaman video yang beredar di tengah masyarakat Kabupaten Bangkalan.

"Jangan terpengaruh berbagai provokasi di medsos (media sosial). Marilah bermedsos dengan baik," ungkap Kia Makki, Kamis (2/5/2019).

KH Makki Nasir juga meminta masyarakat untuk mempercayakan semua tahapan pemilu kepada pihak yang berwenang.

"Terima kasih kepada pihak aparat TNI/Polri yang telah menjaga keamanan pelaksanaan pemilu," jelasnya.

Sebagai generasi bangsa khususnya kepada masyarakat NU, lanjutnya, agar selalu menjaga kondusifitas di daerah masing-masing.

"Mari kita menjadi generasi penerus bangsa yang mensyukuri jerih payah para pejuang," tegas KH Makki Nasir.

Selain video imbauan KH Makki Nasir, beredar pula video dengan ungkapan senada dari Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KH Zainal Abidin.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangkalan, Pendeta GPIB Kamal Pendeta Andreana, hingga Ketua PD Muhammadiyah Bangkalan Tamar Djaja.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengimbau masyarakat Bangkalan tidak mudah terprovokasi berita yang belum tentu kebenarannya.

"Menolak cara-cara inkonstitusional atau tidak berdasarkan undang-undang tahapan pelaksanaan pemilu," imbaunya.

Ia menambahkan, masyarakat turut menjaga kerukunan dan persatuan guna menyongsong Negara Kesatuan Republik Indonesia tentram dan damai.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved