Berita Malang

Atasi Keberadaan Gepeng dan Anjal, Wali Kota Malang Segera Bentuk Perwali untuk Pemberi Sedekah

Wali Kota Malang akan membuat Perwali untuk pemberi yang atau sedekah kepada gelandangan, pengemis, maupun anak jalanan.

Atasi Keberadaan Gepeng dan Anjal, Wali Kota Malang Segera Bentuk Perwali untuk Pemberi Sedekah
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
ilustrasi pengamen jalanan yang sedang mengamen. 

Wali Kota Malang akan membuat Perwali untuk pemberi yang atau sedekah kepada gelandangan, pengemis, maupun anak jalanan

TRIBUNMADURA.COM, MALANG Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku, akan membuat Perwali yang isinya akan memberi sanksi kepada pemberi yang atau sedekah kepada gelandangan, pengemis, maupun anak jalanan.

Tak hanya pemberi, dalam Perwali itu disebutkan, penerima juga akan menerima sanksi.

"Untuk saat ini kami masih beri imbauan saja. Ke depan kami susun sanksinya di Perwali. Pemberi dan penerima akan ada sanksinya," jelas Sutiaji.

Puluhan Anak Yatim Piatu Panti Asuhan Sobilul Solichin Bangkalan Dapat Bingkisan dan Santunan Polisi

Sutiaji menilai, ada kecenderungan bertambahnya jumlah anjal, pengemis dan gepeng di Kota Malang.

Keberadaan mereka tidak bisa hilang ketika hanya dilakukan razia saja.

Kata Sutiaji, pola sikap masyarakat juga menjadi salah satu penyebab masalah anjal dan gepeng terus ada.

KA Tambahan Lebaran Ludes Terjual, PT KAI Daop 7 Madiun Tambah KA Mantap, Ini Harga dan Rutenya

"Kami sudah berupaya membuat rumah singgah Liponsos (Lingkungan Pondok Sosial) untuk menampumg anjal dan gepeng dan diberi pembekalan skill. Di Kampung Topeng juga ada," jelasnya.

Sebelumnya, pada 9 Mei 2019 lalu, Sutiaji menerbitkan Surat Imbauan yang ditujukkan pada warga dan komponen masyrakat serta instansi instansi di lingkungan Pemkot Malang.

Isinya adalah imbauan untuk tidak memberikan uang atau sedekah kepada anjal, gepeng, pengamen di tempat tempat umum seperti jalan raya, pintu-pintu masjid dan lainnya. (Benni Indo)

Intip Penampilan Kasual Tiga Member EXO saat Datang ke Indonesia, Pakai Barang Branded dan Mahal

Penulis: Benni Indo
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved