Pilpres 2019

Jelang Putusan MK, Polda Jatim Pastikan Tak Akan Sweeping, Jamin Warga Jatim Tak Ada yang ke Jakarta

Jelang Putusan MK, Polda Jatim Pastikan Tak Akan Sweeping, dan Jamin Warga Jatim Tak Ada yang Berangkat ke Jakarta.

Jelang Putusan MK, Polda Jatim Pastikan Tak Akan Sweeping, Jamin Warga Jatim Tak Ada yang ke Jakarta
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Suasana sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

Jelang Putusan MK, Polda Jatim Pastikan Tak Akan Sweeping, dan Jamin Warga Jatim Tak Ada yang Berangkat ke Jakarta

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Menjelang putusan hasil sidang sengketa hasil Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019) nanti, Polda Jatim memastikan tidak akan ada pergerakan ataupun mobilisasi massa dari wilayah Jatim yang akan berangkat ke Jakarta.

Hal ini ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Menurut Frans Barung Mangera, sejauh ini belum ada informasi mengenai mobilisasi massa dari Jatim.

Barung tak sembarangan menuturkan hal tersebut.

Ia mengaku telah memperoleh afirmasi dari atasannya Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dalam pertemuan internal jajaran Polda Jatim beberapa waktu lalu.

"Enggak ada gerakan, percaya Kapolda Jatim sudah statement," katanya mengutip pesan singkat melalui WhatsApps (WA) yang diterima TribunJatim.com (Grup Tribunmadura.com), Selasa (25/6/2019) malam.

Menjelang Putusan Sidang MK, Inilah Prediksi Jitu Para Pengamat Terkait Sengketa Hasil Pilpres 2019

Siap Terima Apapun Hasil Putusan MK Soal Sengketa Pilpres, Masyarakat Malang Gelar Salat Gaib 4 KPPS

Frans Barung Mangera menambahkan, pihaknya tidak akan mengintruksikan sweeping pengamanan kepada jajaran polres maupun polresta se-Jatim.

"Enggak ada sweeping, kan enggak ada pergerakan," lanjutnya.

Ia yakin potensi gerakan mobilisasi massa ke Jakarta tidak akan terjadi di Jatim.

Lantaran beberapa waktu sebelumnya, Polda Jatim telah mendapat menjalin sinergisitas dan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban bersama para kiai, ulama dan tokoh masyarakat se-Jatim untuk meredam gejolak massa jelas putusan MK.

"Enggak ada kerusuhan, semua kyai pesantren tokoh formal dan non formal sudah menyatakan dukung MK," tandas Frans Barung Mangera.

Gubernur Jatim Khofifah Mantu, Wapres Jusuf Kalla dan Gus Sholah Bakal Jadi Saksi Nikah

Bukan Ahli IT dari Unair, Inilah Profil Lengkap Saksi Ahli Prabowo-Sandi di MK Soegianto Soelistiono

Ingin Duet Senior-Milenial di Pilkada Surabaya, PAN Sebut Mantan Bupati Masfuk & Ketua Muhammadiyah

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved