Berita Malang

Pernah Disodomi saat Masih Kecil, Pria ini Jadi Residivis Pencabulan Anak, Korbannya Dicekoki Miras

Masa lalu kelam menjadi alasan pria asal Kabupaten Malang ini melakukan pencabulan terhadap remaja.

Pernah Disodomi saat Masih Kecil, Pria ini Jadi Residivis Pencabulan Anak, Korbannya Dicekoki Miras
TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Wakapolres Malang, Kompol Anggun Dedy Sisworo saat menginterogasi pelaku pencabulan anak, Kamis (25/7/2019). 

Masa lalu kelam menjadi alasan pria asal Kabupaten Malang ini melakukan pencabulan terhadap remaja

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - MK (38), mengaku memiliki masa lalu kelam, yang menjadi alasannya untuk melakukan pencabulan.

Warga Desa Langlang, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ini mengaku pernah jadi korban pelecehan seksual saat masih kecil.

Saat itu, ia disodomi oleh seorang pria pada masa lalu, sehingga kini membuatnya menjadi pelaku pencabulan.

Setelah Bercerai, Mantan Pelukis Keliling ini Serang dan Gigit Lengan Orang Lain hingga Berdarah

"Pernah disodomi waktu saya masih kecil," tutur MK ketika diinterogasi Wakapolres Malang, Kompol Anggun Dedy Sisworo, Kamis (25/7/2019).

"Tak ingat saya berapa kali dan siapa yang melakukan," sambung dia.

Pria yang belum pernah menikah dengan perempuan itu, mengaku tak bisa menahan hasratnya.

Hasrat itu kemudian ia lampiaskan kepada remaja berusia 16 tahun asal Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berinisial RM. 

Meski menjadi residivis kasus serupa, MK tak juga kapok dan tetap menuruti hasrat seksualnya yang menyimpang.

Harga Garam Anjlok, Petani di Kecamatan Tambakboyo dan Palang Demo Minta Pemerintah Setop Kran Impor

Tahun 2010 silam, MK pernah mendekam di Lapas Klas I Malang.

"Pernah dihukum penjara tahun 2010. Namun akhirnya bebas bersyarat pada tahun 2016," jelas MK tertunduk.

MK juga mengakui perbuatan dosanya terakhir ini dilakukan dengan ancaman terhadap korban.

Modusnya, ia mencekoki korban dengan minuman keras hingga mabuk.

"Saya ancam. Memang waktu itu lagi pengen sekali," ungkap dia.

"Saya kasih minuman keras, kemudian saya ancam lagi. Saya kasih duit Rp 5 ribu biar tak bicara," sambungnya.

Terdesak Kebutuhan Hidup, Pria Pengangguran Nekat Curi Helm dan Sepeda Gunung di 20 Lokasi Berbeda

Wakapolres Malang, Kompol Anggun Dedy Sisworo menerangkan, tersangka MK dijerat pasal 82 Jo pasal 76E Undang-undang nomor 35 tahun 2004 atas perubahan Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Ancaman hukuman 15 tahun penjara," tegasnya.

Menurut Kompol Anggun Dedy Sisworo, pihaknya hingga kini masih melakukan pendalaman atas kasus ini.

Polisi berusaha mencari faktas atas dugaan adanya korban lain akibat perbuatan tersangka.

"Kami tak percaya begitu saja dengan pengakuan tersangka. Kami akan kembangkan dan dalami, karena kemungkinan ada korban lain," ujar dia.

FAKTA TERBARU Akun Facebook Napi Lapas Pamekasan Kasus Pencabulan Lewat Media Sosial Masih Aktif

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved