Berita Surabaya

Pasar Seni Lukis Indonesia Dipastikan Batal Digelar Tahun ini, Panitia Acara Surati Gubernur Jatim

Panitia penyelenggara memastikan jika penyelenggaraan Pasar Seni Lukis Indonesia dibatalkan tahun ini.

Pasar Seni Lukis Indonesia Dipastikan Batal Digelar Tahun ini, Panitia Acara Surati Gubernur Jatim
TRIBUNMADURA.COM/AYU MUFIDAH KS
Pasar Seni Lukis Indonesia kembali digelar di JX Internasional, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (13/10/2017). 

Panitia penyelenggara memastikan jika penyelenggaraan Pasar Seni Lukis Indonesia dibatalkan tahun ini

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pasar Seni Lukis Indonesia batal digelar tahun ini. 

Event reguler tiap tahun yang diikuti oleh sekitar 200 pelukis dari seluruh Indonesia itu dibatalkan karena perubahan sistem manajemen pengelolaan di JX International.

Panitia mengaku kecewa dengan perubahan sistem manajemen pengelolaan di JX International dan memutuskan membatalkan gelaran Pasar Seni Lukis Indonesia.

Maling Beras dan Ternak Sapi Diringkus Polisi di Tempat Kerjanya, Kompak Beraksi dengan 3 Temannya

Pelaku Pembunuhan Pengusaha Baju di Madiun Terungkap, Ternyata Tersangkanya Orang Dekat Korban

Penyelenggara Pasar Seni Lukis Indonesia Ketua Sanggar Merah Putih, M Anis mengaku, sudah menyampaikan surat pembatalan acara kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Dalam surat itu saya sampaikan permohonan maaf karena kami terpaksa membatalkan PSLI tahun ini," kata M Anis, Rabu (21/8/2019).

"Event itu kami batalkan karena PT Gedung Expo Wira Jatim sebagai anak perusahaan BUMD PT PWU (Panca Wira Usaha) yang mengelola gedung JX International tidak profesional, tidak beretika, dan sewenang-wenang," sambung dia.

Ia menceritakan, pada Juni lalu, ia menerima surat konfirmasi dari PT Gedung Expo yang menyebut bahwa PSLI berlangsung sesuai rencana yaitu 11 sampai 20 Oktober 2019.

Tanggal itu memang sesuai dengan booking gedung yang panitia lakukan bulan Oktober tahun lalu.

Sindikat Maling Motor Spesialis di Minimarket Ditangkap Polisi, Beraksi setelah Pulang Pesta Miras

Anak Tega Bunuh Ibu Kandung Pakai Sabit, Sakit Hati Diberi Nasihat karena Tak Mau Dimintai Tolong

Dalam surat tersebut juga dicantumkan besaran biaya sewa gedung selama 10 hari yaitu Rp 330 juta, termasuk PPN 10 persen.

Tetapi, kata M Anis, pada tanggal 6 Agustus, seorang staf PT Gedung Expo mengirim pesan melalui WhatsApp.

M Anis mengungkapkan, dalam pesan itu disebut bahwa PSLI diundurkan menjadi tanggal 18-24 Oktober 2019 karena berkaitan ada pameran properti dan pameran buku Big Bad Wolf (BBW).

"Hari itu juga, pengelola gedung mengirim surat kedua yang isinya secara sepihak menggeser jadwal pelaksanaan yang sudah disepakati bersama," jelas dia.

"Mereka juga mengurangi  hari pelaksanaan dari 10 hari menjadi 7 hari, dan dengan sewenang-wenang pula menaikkan uang sewa dari Rp 330 juta, termasuk PPN 10 persen ,menjadi Rp 770 juta, belum termasuk PPN," tambah dia.

Keunggulan Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+, Layar Cinematic Infinity Display 6,8 Inchi

Samsung Luncurkan Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+ di Indonesia, Harganya Mulai dari Rp 13 Jutaan

Penulis: Mayang Essa
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved