KM Santika Nusantara Terbakar

Hari Kelima Insiden KM Santika Nusantara Terbakar, Lokasi Pencarian Korban & Bangkai Kapal Diperluas

Lokasi pencarian korban dan bangkai KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu diperluas.

Hari Kelima Insiden KM Santika Nusantara Terbakar, Lokasi Pencarian Korban & Bangkai Kapal Diperluas
TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Kepala Basarnas Surabaya, Prasetya Budiarto saat konferensi pers di Posko terpadu penanganan KM Santika Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (26/8/2019). 

Lokasi pencarian korban dan bangkai KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu diperluas

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Hari kelima pencarian penumpang KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, masih dilakukan, Senin (26/8/2019).

Pada hari kelima setelah terbakarnya KM Santika Nusantara, lokasi pencarian penumpang hilang diperluas.

Bahkan, kini, pencarian penumpang hilang KM Santika Nusantara menggunakan jalur laut dan udara

Menhub Budi Karya Sumadi Siap Perbaiki Mekanisme Penumpang Menyusul KM Santika Nusantara Terbakar

Gubernur Khofifah Indar Parawansa Gratiskan Perawatan Korban KM Santika Nusantara di RSUD Dr Soetomo

Kepala Basarnas Surabaya, Prasetya Budiarto mengatakan, lokasi pencarian kapal akan diperluas dari lokasi kejadian di Perairan Masalembu.

"Kita akan perluas sesuai dengan SAR Map kita, kita akan menghitung dari kecepatan angin, arus, kita akan lakukan itu semua," ujarnya saat konferensi pers di Terminal Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak.

Pada hari kelima ini, pemantauan melalui jalur udara menggunakan satu pesawat CN 235.

Kemudian, dua kapal yaitu KN Laksmana dan KN Wisanggeni juga dikerahkan selama pencarian.

Seluruh unsur terkait KNKT, Kesyahbandaran, Dirpolairud, BMKG, Basarnas, dan TNI-Polri, bersama-sama mencari korban jika masih ada dan bangkai kapal.

Kisah Penumpang Selamat KM Santika Nusantara Terbakar, Terombang-Ambing di Perairan Masalembu 12 Jam

Prasetya Budiarto mengatakan, jumlah manifes belum diketahui, ditambah belum ada laporan dari masyarakat yang kehilangan anggota keluarga.

"Sampai saat ini belum ada, kita tetap upayakan pencarian kita hari ini di samping kita fokus ada saudara-saudara kita yang masih memungkinkan di atas perairan kita cari," jelas Prasetya Budiarto.

"Kemudian, objek yang kita cari kerangka KM Santika Nusantara," tambah dia.

Disinggung mengenai manifes, Prasetya Budiarto mengatakan, hanya menjelaskan hingga pagi ini telah mengevakuasi 311 penumpang.

Namun, Prasetya Budiarto mengaku belum diketahui pasti jumlah korban apakah bertambah atau tidak.

"Yang sudah kita evakuasi adalah sebanyak 311, terdiri dari 308 kondisi selamat dan tiga meninggal," pungkasnya. (wil)

Alasan Amerika Serikat Disebut Negeri Paman Sam, Ada Kisah Pria Tua Terkenal di Baliknya

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved