Berita Malang

Kebakaran Hutan di Wilayah Gunung Semeru Meluas hingga 20 Hektar, Jalur Pendakian Resmi Ditutup

Kebakaran hutan yang melanda wilayah Gunung Semeru kini diperkirakan meluas hingga 20 hektar.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Petugas saat memadamkan kebakaran hutan di Gunung Semeru, Minggu (22/9/2019). 

Kebakaran hutan yang melanda wilayah Gunung Semeru kini diperkirakan meluas hingga 20 hektar

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kebakaran hutan yang melanda wilayah Gunung Semeru telah menyebar cukup luas.

Tercatat, sudah ada 20 hektar hutan di wilayah Gunung Semeru yang terbakar.

"Sampai saat ini perkiraan area terdampak kebakaran sekitar 20 hektar," ucap Plt Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Achmad Arifin kepada Surya (Grup TribunMadura.com), Senin (23/9/2019).

Ada Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian ke Gunung Semeru Resmi Ditutup hingga Batas yang Tak Ditentukan

Sebelumnya, kawasan hutan di Gunung Semeru terbakar sejak Selasa (17/9/2019) lalu.

Api yang terus merembet mengakibatkan jalur pendakian ke gunung tertinggi pulau Jawa itu resmi ditutup.

Kebakaran hutan yang sebelumnya hanya terjadi di sekitar Kalimati, kini telah mencapai Ranu Kumbolo.

Achmad Arifin menambahkan, dini hari tadi, petugas berhasil memadamkan api di kawasan Kalimati, Arcopodo, Kelik, Gunung Kepolo dan Ayek-ayek.

Namun, kata Achmad Arifin, masih ada dua titik api terpantau di sekitar Watupecah.

Pendaki Diimbau Tak Mendaki ke Puncak Mahameru setelah Adanya Kebakaran Hutan di Gunung Semeru

"Tapi posisi api sudah mengecil dan bukan di kawasan pendakian," katanya.

Arifin menyebut, kebakaran berada di daerah terjal dan sulit dijangkau.

Selain itu, kondisi angin yang kencang membuat api semakin cepat menyebar.

Dini hari tadi, petugas telah mengevakuasi pendaki yang berada di Ranu Kumbolo.

Kebakaran Hutan Terjadi di Jalur Pendakian Gunung Semeru, Para Pendaki Digiring Turun ke Bawah

Per Minggu (22/9/2019), BB TNBTS memutuskan untuk menutup jalur pendakian demi keamanan.

"Per pukul 01.00 WIB pendaki sudah turun dan dipastikan jalur pendakian sudah steril," ucapnya.

Sebelumnya, pihak TNBTS membatasi pendakian Gunung Semeru hanya sampai Ranu Kumbolo atau 2.400 mdpl.

Kebakaran hutan di jalur pendakian Gunung Semeru terjadi sejak 17 September dan berlokasi di Sumbermani, Arcopodo, dan Kelik.

Petani Sumenep Dibekuk Polisi saat Transaksi Sabu, Barang Bukti Disimpan dalam Lipatan Uang Tunai

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved