Berita Malang
Pulang Nonton Laga Arema FC Vs PSS, Aremania ini Tewas Ditabrak Toyota Innova saat Menyeberang Jalan
Seorang Aremania meninggal dunia setelah ditabrak mobil Toyota Innova saat sedang menyeberang jalan.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Seorang Aremania meninggal dunia setelah ditabrak mobil Toyota Innova saat sedang menyeberang jalan
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Herman (20) warga Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, meninggal dunia, Selasa (24/9/2019) malam.
Pemuda itu meninggal saat hendak menyebrang jalan di Jalan Raya Pepen - Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kanit Laka Satlantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto menerangkan, insiden kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 20.00 WIB.
• Diwarnai Kericuhan Suporter, Arema FC Hancurkan PSS Sleman 4-0 di Stadion Kanjuruhan Malang
• Pelatih Stefano Cugurra Akui Bali United Sulit Kalahkan Persebaya Surabaya karena Kehadiran Bonek
Kejadian bermula pada saat kendaraan Toyota Innova dengan nopol P 1175 KQ melaju dengan kecepatan sedang dari arah Utara ke Selatan.
Mobil itu dikendarai oleh Dedy Ariestiawan (26) warga Desa Gemurung, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.
"Sesampainya di TKP, dari arah Barat ke Timur ada seorang pejalan kaki, yakni korban sedang menyebrang," kata Ipda Agus Yulianto, Rabu (25/9/2019).
"Karena jarak yang sudah dekat, insiden kecelakaan tak bisa terhindarkan," sambung dia.
• Kiper Persela Lamongan Kritik Hakim Garis Setelah Timnya Kalah dari Madura United, Soroti Gol Beto
• Persebaya Surabaya Gagal Amankan 3 Poin Kandang, Bajul Ijo Diimbangi Bali United
Ipda Agus Yulianto menambahkan, karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi mobil Toyota Innova tersebut tidak dapat menguasai kemudi.
Diduga, korban menyeberang jalan setelah menonton pertandingan Arema FC Vs PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan.
Saat ditemukan tewas, korban masih mengenakan kaus bertuliskan 'Curva Sud Arema Probolinggo'.
"Korban kemudian terjatuh dan mengalami luka benturan pada kepala dan meninggal dunia di TKP," ucap Ipda Agus Yulianto.
"Selanjutnya korban dibawa ke RSSA Kota Malang untuk dilakukan VER," tutup dia. (ew)
• Intip Foto-Foto Poster Demo Mahasiswa yang Unik, Mulai Curhat hingga Kutipan RM BTS di Acara PBB
• Persela Lamongan Beber Penyebab Kekalahannya dari Madura United, Terpaksa Melepas Target Raih Poin
Laga Arema FC Vs PSS Sleman
Arema FC memastikan 3 poin pada laga pekan ke-20 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (24/9/2019) sore.
3 poin itu didapat setelah Arema FC menang atas PSS Sleman.
Pada laga itu, Arema FC menang dengan skor telak 4-0.
Empat gol tersebut masing-masing dicetak oleh Makan Konate (26'), Ridwan Tawainella (38'), Rivaldi Bawuo (58') dan Hanif Sjahbandi (67').

Namun, kemenangan telak Arema FC atas PSS Sleman, diwarnai dengan noda kericuhan suporter.
Secara permainan, memang tampak Arema FC lebih mendominasi serangan sejak awal.
Sejatinya PSS Sleman juga bukan lawan yang mudah bagi Arema FC.
PSS Sleman sering kali memberi tekanan pada Arema FC.
Usai melawan PSS Sleman ini Arema FC akan dihadapkan pada laga berat melawan Persib Bandung, Sabtu (28/9/2019). (myu).
• Nil Maizar Beber Penyebab Persela Lamongan Takluk dari Madura United, Singgung Soal Fokus Pemain
• Madura United Tekuk Persela Lamongan di Stadion Gelora Bangkalan, Beto dan Rakic Kompak Ciptakan Gol
Kasus suporter sepak bola meninggal setelah nonton pertandingan juga terjadi di Kota Magelang.
Seorang suporter klub sepak bola meninggal dunia setelah jatuh dari atas tribun penonton Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah.
Korban adalah Septian Ardi Prasetyo (18), warga Dusun Karangdalem, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Magelang Kota, AKP Esti Wardiani, menjelaskan, saat itu korban sedang mendukung tim kesayangannya, PPSM Magelang melawan PSIM Yogyakarta dalam laga persahabatan, Minggu (11/6/2017) malam.
Dari keterangan beberapa saksi, lanjut Esti, sebelum terjatuh, korban memanggil salah satu temannya yang ada di luar stadion.
• Kiper Persela Lamongan Kritik Hakim Garis Setelah Timnya Kalah dari Madura United, Soroti Gol Beto
• Madura United Gelar Latihan Malam hingga Akhir Musim Liga 1 2019, Rasiman Ungkap Punya Tujuan Khusus
Saat korban menoleh ke arah temannya dan membelakangi stadion, ada beberapa orang di sekitar korban sedang bersorak-sorak.
Diduga saat itu, posisi korban tidak seimbang hingga dia terjatuh dari tempat duduknya yang berada di ketinggian sekitar 8 meter.
"Kejadiannya sekitar pukul 21.30 WIB. Korban jatuh dari lantai tribun paling atas langsung ke dasar lantai luar stadion," kata Esti dikonfirmasi, Senin (12/6/2017).
Esti menuturkan, korban yang masih duduk di bangku SMK itu mengalami luka sobek di dahi depan, dan luka parah di kepala, betis kaki kanan, hingga tidak sadarkan diri.
Korban langsung dilarikan ke RSI Kota Magelang dan sempat menjalani perawatan intensif.
• Intip Foto-Foto Poster Demo Mahasiswa yang Unik, Mulai Curhat hingga Kutipan RM BTS di Acara PBB
"Namun sayang nyawa korban tak terselamatkan dan meninggal dunia pada Senin (12/6/2017) pagi di rumah sakit," ujar Esti.
Menurutnya, dari hasi olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil keterangan lima orang saksi, disimpulkan bahwa kejadian itu murni kecelakaan.
Untuk diketahui, bangunan tribun paling atas sisi selatan stadion Moch Soebroto memang tidak diberi batas atau pagar pengaman.
"Kejadian ini murni kecelakaan. Kami imbau kepada penonton untuk hati-hati saat duduk di atas," tegas Esti.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Magelang, Yonas Nusantrawan, menyayangkan kejadian itu.
• Dinas Penanaman Modal Sumenep Permudah Perizinan Usaha Lewat Layanan OSS untuk Tarik Investor Asing
Selama ini pihaknya tidak memberi rekomendasi kepada panitia pelaksana (Panpel) pertandingan agar tidak menggunakan tribun paling atas itu.
“Kami terkejut, karena kenapa tribun selatan tetap diisi penonton," ucap dia.
"Sebelumnya, kami tidak rekomendasikan tribun selatan itu digunakan, karena yang paling atas tidak ada pagar pengamannya, sehingga membahayakan bagi penonton,” jelasnya.
Ke depan, pihaknya akan membuat pagar pengaman di lantai tribun tersebut untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Dia menyebut akan mengusulkan anggaran agar rencana itu segera terealisasi.
"Kami rencanakan akan bikin pagar pengaman antar-tribun. Supaya kejadian serupa tidak terulang lagi," tandasnya. (Kompas.com)
• Sebulan Menghilang dari Rumah, Pria Paruh Baya Ditemukan di Pinggir Jalan dengan Kondisi Kebingungan