Berita Sumenep

IMM Sumenep dan Polisi Gelar Salat Gaib untuk Mahasiswa Universitas Halu Oleo yang Tewas saat Demo

Sejumlah aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumenep menggelar aksi solidaritas.

IMM Sumenep dan Polisi Gelar Salat Gaib untuk Mahasiswa Universitas Halu Oleo yang Tewas saat Demo
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Salat gaib IMM Sumenep dan Polisi di depan Polres Sumenep, Sabtu (28/9/2019). 

Sejumlah aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumenep menggelar aksi solidaritas

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumenep menggelar aksi solidaritas di depan Polres Sumenep, Sabtu (28/9/2019).

Massa juga menyuarakan belasungkawa kepada mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas saat menggelar aksi penolakan RKUHP dan RUU KPK.

"Kami menuntut Kapolri Tito Karnavian untuk segera mengusut tuntas atas penembakan terhadap Rendi, sehingga sampai kehilangan nyawa," kata Horri, koordinator massa aksi IMM Sumenep.

Kapolres dan PMMI Pamekasan Gelar Salat Gaib, Doakan Mahasiswa Halu Oleo yang Tewas Saat Unjuk Rasa

Dikira Buang Air Besar, Kelakuan Kakak di Sekitar Kandang Kambing Buat Sang Adik Menjerit Histeris

Ia meminta pihak kepolisian tidak membuat alibi aneh dan menuntut pengungkapan kasus tersebut.

"Rendi tertembak dibagian dada sebelah kanan selebar 5 cm dan kedalaman 10 cm saat menyampaikan aspirasinya dalam penolakan RKUHP," ungkapnya.

Ia menyebut, dalam aturan Nomor 16 Tahun 2006 tentang pengendalian massa (Protap Delmas) secara tegas menyebutkan bahwa polisi dilarang membawa dan menggunakan senjata/peluru tajam.

"Kami angkatan Muda Muhammaddiyah terus mengawal dan mengusut tuntas atas gugurnya saudara Rendi dari medan perjuangan Rakyat," tegasnya.

Jamu Asal Sumenep Madura Dilirik Kampus UMM, Sejumlah Pengusaha Lokal Diajak Kerja Sama

Wakapolres Sumenep, Kompol Andi Febriyanto Ali menyebut jika Kapolri sudah membentuk tim investigasi dalam menangani kasus tersebut.

"Presiden RI sudah mengintruksikan kepada Kapolri agar supaya kasus penembakan terhadap Rendi segera di usut, sehingga Kapolri membuat tim untuk melakukan investigasi," tegasnya.

Menurut Kompol Andi Febriyanto Ali, tim investigasi itu masih bekerja dan tinggal menunggu hasilnya penyelidikannya.

"Marilah kita saling menghargai praduga tidak bersalah, karena tim sedang melakukan investigasi dan sampai saat ini hasil investigasi belum ada, maka kita sama-sama menghargai," ucap dia.

Sesuai dengan perintah Kapolda Jatim, Kapolres Sumenep dan jajarannya ikut bela sungkawa atas meninggalnya Rendi.

"Kami dari semua jajaran kepolisian Polres Sumenep ikut berbela sungkawa atas meninggalnya saudara Rendi dengan melakukan tindakan tindakan keagamaan atau doa bersama," paparnya.

Tiket Masuk Murah dan Fasilitas AC, Kapal Subsidi Pemprov Jatim Kurang Diminati Warga Sampang Madura

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved