Berita Blitar
Pernah Minta Tolong dan Kenal Dekat, Pria ini Justru Rampok Rumah Guru PNS, Begini Peran Mereka
Arif malah sempat meminta tolong ke korban untuk mendaftarkan anaknya di sekolah tempat korban mengajar.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aqwamit Torik
Tapi, jarak rumah korban dan pelaku sekitar 500 meter.
"Saya sering main di sekitar rumah korban.
Saya juga kenal baik dengan korban," ujarnya.
Arif merampok rumah korban bersama temannya, Eko Heri Safaat (29), warga Desa Besuki, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
Arif mengaku kenal lama dengan Eko.
"Saya yang mengajak Eko," katanya.
Arif tega merampok di rumah korban karena kepepet ekonomi.
Dia mengaku butuh uang untuk membayar uang gedung anaknya.
Saat ditanya, juga tega menganiaya korban, Arif mengaku bukan dia yang menganiaya.
"Bukan saya yang memukuli korban, tapi Eko.
Saya nekat karena butuh uang," katanya.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan Arif merupakan residivis kasus pembunuhan.
Arif pernah melakukan pembunuhan ketika merantau di Kalimantan.
Arif menjalani hukuman penjara selama delapan tahun.
"Dia belum lama pulang di Blitar, dia residivis kasus pembunuhan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-pencuri-maling-masuk-rumah-perampok.jpg)